BUNDAPOKER
Dua wanita diamankan sipir penjara saat berusaha menyelundupkan sabu ke dalam Lapas Banceuy. Keduanya menyembunyikan paketan sabu di dalam kelaminnya. Kedua wanita berinisial R (24) dan N (39) itu terpergok sat mengaku hendak menjenguknarapidana yang mendekam di dalam Lapas Banceuy pada Sabtu (21/9) pikul 10.35 WIB.
“Memanga benar ada upaya penyelundupan narkoika jenis sabi-sanu ke dalam Lapas Banceuy,”Ucap Kepala Pengamanan Lapas Banceuy Eris Ramdan. Eris menuturkan kejadian bermula saat keduanya dating ke Lapas Banceuy dengan alasan menjenguk. Sesuai aturan, para pengunjung di lapas pengecekan melalui scan X-ray termasuk kedua wanita tersebut.
“Nah saat di scan itu, kita melihat ada barang yang mencurigakan di bagian kelamin mareka,”kata Eris. Petugas perempuan Lapas Banceuy lantas melakukan pemeriksaan manual dari hasil pemeriksaan, di temukan paketan sabu yang di sembunyikan di tubuh bagian tubuh vital kedua wanita itu.
“Ada tiga paket ukuran sedang. Ada yang menyimpan dua paket dan ada yang menyimpan satu paket,”kata Eris. Dari pelaku R, petugas menemukan satu paket sedang yang di dalam nya berisi 32 paket kecil sabu dengan berat total 63 gram dan sabu paket tembakau gorilla.
Sementara di pelaku N, ada dua paket sedang yang di dalamnya berisi satu pake sabu seberat 45 gram, satu paket tembakau gorila, 29 pil warna kuning, 14 pil berwarna merah muda, 30 butir alfazolam dan 15 butir riklona. "Mereka ini bisa dikatakan sebagai kurir yang mengantarkan narkotika untuk napi di dalam. Kedua wanita ini tidak saling mengenal dan kebetulan bertemu di waktu yang hampir bersamaan," tuturnya.
Petugas Lapas Banceuy lantas melakukan penyelidikan. Pelaku R rencananya akan mengirimkan narkotik itu kepada napi berinisial AK sementara N hendak memberikan ke napi berinisial DS. "Kasus ini sudah kita limpahkan ke Polda Jabar untuk penyelidikan mendalam. Sementara untuk dua napi, kita masukkan ke sel isolasi. Selain itu ada sanksi pencabutan hak-haknya seperti mendapatkan remisi, pembebasan bersyarat dan lainnya," ucap Eris.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.