Sabtu, 21 September 2019

HOUTHI YAMAN MENGUSULKAN KE ARAB SAUDI AGAR KEDUA BELAH PIHAK MENGHENTIKAN SERANGAN RUDAL

BUNDAPOKER

Houthi yang sejajar dengan Iran akan berhenti membidik serangan rudal dan pesawat tak berawak di Arab Saudi jika koalisi yang menargetkan Yaman melakukan hal yang sama, kata seorang pejabat Houthi pada hari Jumat (20 September), hampir seminggu setelah Houthi mengklaim serangan terhadap fasilitas minyak Saudi.

Houthi bersikeras bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan yang menghancurkan 14 September terhadap fasilitas minyak Arab Saudi yang pada awalnya mengurangi separuh produksi kerajaan, tetapi Amerika Serikat dan Arab Saudi menyalahkan Iran. Teheran, yang mendukung Houthi, membantah terlibat dalam serangan itu.

Berbicara di TV Al Masirah kelompok itu, kepala kantor politik Houthi Mahdi al-Mashat menyerukan penghentian serangan di kedua sisi dan untuk pembicaraan serius di antara semua pemain yang terlibat. "Saya meminta semua pihak dari berbagai sisi perang untuk terlibat secara serius dalam negosiasi murni yang dapat mengarah pada rekonsiliasi nasional yang komprehensif yang tidak mengecualikan siapa pun," kata Mashat.

Koalisi militer yang dipimpin Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pengumuman Houthi. Koalisi Muslim Sunni yang didukung Barat yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015 setelah Houthis yang berpihak Iran menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional di Sanaa pada akhir 2014.

Mashat mengatakan bahwa orang-orang Houthi "tidak akan ragu-ragu untuk meluncurkan masa kesakitan yang besar" jika seruan mereka untuk perdamaian diabaikan. Dalam pidatonya, Mashat membual tentang kemampuan militer kelompok yang meningkat pesat dan mengatakan "kemajuan signifikan" akan terlihat dalam periode mendatang, terutama di pertahanan udara dan rudal.

Houthi mengatakan minggu ini mereka telah memilih lusinan situs di Uni Emirat Arab, sekutu Arab terbesar Riyadh, sebagai target yang mungkin untuk serangan di masa depan. Konflik Yaman sebagian besar terlihat di wilayah tersebut sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran dan telah menewaskan puluhan ribu dan mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan.

Tagged: , , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.