Senin, 13 Agustus 2018



Kementrian Energi dan Sumber Mineral (ESDM)membuka lelang blok minyak dan gas bumi (migas) tahap 2 pada tahun ini. Sebanyk 6 blok migas akan di tawar kan kepada yang berminat. Direktur Jenderal Migas Kementrian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, keenam migas yang di lelang kan dari tiga blok eksplorasi riga blok produksi yang akan habis masa kontraknya atau terminasi.

Jadi total wilayah kerja (blok migas) yang akan dilelang,” kata dia di Kantor Kementrian ESDM. Djoko menyebutkan, tiga blok migasi yang akan di lelang adalah Banyumas dengan potensi cadangan 250 juta barel setara minyak, dan South East Mahakam dengan potensi cadangan 50 juta barel setara minyak.

Sedangkan untuk tiga blok minyak terminasi yang dilelang adalah Makasar strait, South Jambi dan Selat Panjang. Blok Makasar Strait yang menjadi bagian dari Indonesia Deep Water Development (IDD) sebelum nya dioperatori oleh Chevron, Pertamina dan Sinipecmemilih mundur dalam mengelola blok tersebut.

KEMENTRIAN ESDM LELANG 3 BLOK MIGAS PEKAN DEPAN

Hal serupa juga terjadi pada blok South Jambi yang di tinggal kan Petro China dan Selat panjang yang di tinggal kan karena operator nya pailit. Menurut Djoko, dokumen lelang sudah mulai bisa di akses pada (14/8/2018). Batas lelang pada 12 Oktober 2018 untuk blok produksi dan 10 Desember untuk blok eksplorasi.
“kita akan lelang hari ini juga. tanggal 14 Agustus sudah bisa di download online document biding,” tandasnya.
Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 3 nlok minyak dan  gas (migas). Lelang dilakukan setelah ketiga operator lama enggan memperpanjang kontrak blok migas kelolaan nya. Dia mengatakan, tiga blok tersebut antara lain, blok Makasar Strait, Blok South Jambi B, dan Blok Selat Panjang. Dan rencana proses lelang akan dilakukan pekan depan.

Setelah ketiga blok migas resmi dilelang, kata dia, pemerintah gagal menunggu proposal yang bakal dimasukan para calon kontraktor yang berminat.”Nanti mereka (kontraktor) akan masuk proposalnya,”jelas dia.

Sekedar informasi, sebelum nya blok Makasar Strait dikelola Chevron dengan kontrak hingga 2020, blok Jambi diklola Conoco Philips, masa kontrak hingga 2020. Sementara blok Selat Panjang di klola Petroselat Ltd dengan masa kontrak 2021.

Tagged: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.