Rabu, 14 November 2018



Salah satu office boy di pusat perbelajaan di Balikpapan, Kalimantan Timur yaitu RS (37), kini telah berurusan dengan polisi. Di duga karena telah menyebarkan hoaks penculikan anak di Balikpapan dengan melalui media Facebook, yang berimbas ketakutan warga Balikpapan.

RS di tangkap pada Senin (12/11) kemarin, setelah sejumlah polisi di tempat kerjanya. Dia mengakui, akun Facebook Rudi Aj Preman Pensiun, adalah akun pribadinya. Di Facebook, RS mengunggah foto wanita sedang berjalan di area perumahan, 7 November 2018 lalu. Dalam caption, RS lantas meminta warga waspada penculikan anak, dan menyebut wanita itu penculik anak.

Meski, RS sendiri tidak mengenal wanita itu.” Menurut pengakuan, dia dapat info atau gambar dari grup WhatsApp. Dia merasa perlu mengingatkan masyarakat, agar tetap hati-hati, karena rawan di Balikpapan banyak penculikan anak. Ini buktinya,” kata Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Mahfud Hidayat.

Masih dalam caption foto yang di ungkap, RS juga menuliskan bahwa teman-teman foto wanita yang dia unggah, masih berkeliaran, sehingga juga patut diwaspadai.”Kita lidik, informasi penculikan, penangkapan itu tidak benar, kabar bohong. Unggahan itu, menimbulkan kekahawatiran, cemas, dan ketakutan,” ujar Mahfud.

Memperkuat kabar itu adalah hoaks, warga yang mengenal, sempat mengintrogasi wanita di foto itu. Di ketahui, wanita itu berada di kawasan perumahan di Balikpapan, lantaran sedang mencari rumah kontrakan.” Jadi, kabar penculikan itu benar-benar hoaks,” tegas Mahfud.

RS jadi tersangka penyebar kabar bohong, dan kini meringkuk di penjara. “ kami minta, masyarakat tidak langsung percaya begitu saja sola informasi di media sosial, tanpa konfirmasi kepada yang berwenang, ke kepolisian,” demikian yang di sampaikan oleh Mahfud.

Tagged: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.