Selasa, 13 November 2018

GERINDRA MEMPERINGATKAN PARPOL KOALISI KONSISTEN DUKUNGAN PRABOWO-SANDI


Partai Demokrat membebaskan kadernya untuk memilih capres-cawapres saat hari pencoblosan sementara kader PAN di daerah banyak yang deklarasi untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf,Parpol Koalisi pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga belakangan menunjukkan sikap yang tidak kompak.

Dia mengingatkan semua pihak untuk lebih konsisten,Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid menilai seharusnya kader partai koalisi satu suara dalam memenangkan capres-cawapres yang telah resmi diusung.

Prabowo-Sandi harus lebih bekerja ekstra keras untuk mengakomodir efek ekor jas ke semua partai koalisi sehingga dapat memenangkan Prabowo-Sandi serta memberikan dampak elektoral untuk bagi partai koalisi untuk masuk ke parlemen.

Jika tidak maka ada salah dengan strategi pemenangan,Sodik juga menjelaskan seharusnya saat berusaha memenangkan pasangan calon secara otomatis akan memberikan dampak elektoral bagi partai koalisi pendukung.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas,sebelumnya Partai Demokrat membebaskan kadernya untuk memilih pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019.

Seperti Pimpinan DPD PAN Riau,Irwan Nasir yang ikut deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf,kemudian Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan tidak mau berbicara banyak mengenai kadernya yang mendukung Calon Presiden nomor urut 01,Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.