Sedang berupaya untuk makan dengan lebih sehat? Kalau begitu anda perlu mengetahui cara untuk menyiapkan makanan sendiri. Karena makanan yang di masak sendiri lebih terjamin kebersihannya. Jika juga bisa menghitung sendiri nilai gizi dalam sepiring pangan yang tersaji.
Tetapi makanan yang di masak sendiri dengan bahan-bahan begizi pun bisa kehilangan nutrisi jika tidak diolah dengan benar. Proses memasak yang panjang dan melibatkan pemanasan seringnya membuat kandungan nutrisi berkurang terutama pada bahan makanan dengan kandungan vitamin B1, vitamin C, dan polifenol yang mudah rusak.
Untuk menghindari hal seperti ini ada beberapa tips yang bisa di coba saat memasak hidangan malam nanti. Simak dalam uraian berikut ini.
1 . Memasak dengan lemak
Mengonsumsi sayuran yang di kukus memang lebih begizi dari pada yang di goreng. Untuk meningkatkan nilai gizinya anda bisa menambahkan sedikit lemak sehat. Beberapa jenis nutrisi seperti vitamin D, vitamin K, dan beta karoten larut dalam lemak.
Pilih lemak sehat yang terkandung dalam ikan berminyak, avokad, dan minyak zaitun untuk mengikat nutrisi pada sayuran kukus. Selain nutrisi tetap utuh, rasanya juga jadi lebih menggoda selera.
2 . Biarkan sayuran mentah
Sayuran hijau gelap seperti brokoli, kubis, kembang kol, dan kale mengandung bahan kimia anti kanker kuat yang di sebut glukosinolat. Kelompok sayuran ini juga mengandung enzim yang disebut myrosinase. Fungsinya adalah menjauhkan bakteri, jamur dan organisme berbahaya lainnya dari tubuh.
Memakan sayuran jenis ini dapat menghancurkan enzim dan senyawa sehat yang baru bisa dilepaskan saat tanaman di kunyak atau hancur. Jadi solusi terbaik adalah mengonsumsi dalam keadaan mentah.
3 . Gunakan sedikit air pada saat memasak
Tahukah anda bahwa ketika anda memasak sayuran dan air, nutrisinya akan larut di dalam air rebusan? Anda bisa melihat buktinya dari warna sayuran yang memucat dan air yang keruh. Untuk mencegah hilangnya nutrisi pada sayuran, gantikan proses rebusan dengan mengukus. Menyiram sayuran dengan air mendidih sekali saja atau memanggangnya di microwave juga bisa membantu mempertahankan kandungan nutrisi lebih baik.
4 . Konsumsi selagi dalam keadaan segar
Sayuran, buah, dan protein hewani yang masih segar tidak hnaya serasa lbih enak. Nutrisinya juga masih terjaga 100 persen. Lain halnya dengan bahan makanan yang sudah di bekukan atau di simpan selama beberapa hari. Semakin segar sayuran saat anda mengonsumsinya, semakin banyak nutrisi yang bisa di proleh darinya. Jadi biasakan menumpuk bahan makanan yang masih segar terlalu banyak.
5 . Tambahkan perasan air jeruk
Sayuran seperti brokoli, kale, dan bayam memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggib. Namun nutrisi yang satu ini juga mudah rusak oleh proses pemanasan. Apalagi proses pemanasan yang berulang. Untuk menjaga nutrisi dalam sayuran sumber zat besi, tambahkan kucuran air perasan jeruk, lemon, limau, grapefruit, atau buah-buahan lain dari genus citrus. Buah-buahan yang kaya vitamin C akan meningkatkan penyerapan zat besi nonheme.
Itulah beberapa trik sederhana untuk anda mempertahankan nutrisi pada makanan pada saat proses memasak.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.