Jumat, 27 Juli 2018


Kriminalitas apa pun jenisnya tentu saja memaksa para pelaku - pelaku kriminal memutar otak agar tidak kehabisan akal untuk melancarkan tindakan kriminalnya. Di mana pada kesempatan kali ini komplotan begal di DKI Jakarta terus melakukan aksinya di berbagai daerah.

Dan sesuai dengan informasi yang di dapatkan bahwa pada saat ini target paling empuk bagi para tersangka begal jalanan tersebut merupakan orang yang tengah berpacaran di pinggiran jalan hingga larut malam.

Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa modus korban yang tengah berpacaran di pinggir jalan tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2017 lalu, di mana kelompok tersebut memiliki nama yang biasa disebut dengan geng BadBoy yang beranggotakan tujuh orang, akan tetapi seluruh anggota berserta seorang kapten berhasil di tangkap dan di tembak mati oleh pihak kepolisian.

"Jadi, itu namanya Badboy di Jakarta Utara, dia ini sudah keturunan kedua. Pertama dulu, sekitar 6 bulan yang lalu itu sudah ada 7 orang sudah kita tangkap kemudian kaptennya sudah kita lakukan tindakan tegas dan terukur," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/7/2018).



Tidak lama setelah di basminya geng Badboy oleh para petugas, ternyata Badboy generasi kedua pun justru belakangan ini malah unjuk gigi. Di mana sesuai dengan catatan Polres Metro Jakarta Utara, terdapat lebih dari 10 kasus dengan modis yang sama yaitu menargetkan orang yang sedang di dalam perjalanan pulang setelah berpacaran.

Geng yang biasanya di sebut dengan " Badboy Reborn " tersebut di ketahui memiliki anggota sebanyak enam orang yang seluruhnya pun telah berhasil di bekuk oleh pihak kepolisian berikut dengan kapten geng tersebut. Di mana kelompong tersebut biasanya mengintai sepasang kekasi yang sedang pulang malam sehabis berpacaran.

"Sasarannya itu, salah satunya adalah orang-orang yang berpacaran, dia sampe malem pegang handphone langsung ditodong diminta handphonenya. Kalau malam-malam ada orang melintas lalu dikejar, kemudian nanti pas di tempat sepi dilakukan perampasan paksa," pungkasnya.

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.