Kota Palembang geger terkait dengan enam orang tahanan penjara Polda Sumatera Selatan ( Sumsel ) yang hampir saja melarikan diri setelah berhasil menjebolkan dindinga sel tahanan. Akan tetapi tindakan dari enam orang narapidana narkoba berjaringan Letto tersebut berhasil di gagalkan oleh petugas piket yang sedang berjaga.
Enam orang narapidana Direktoran narkoba Polda Sumsel tersebut hampir saja berhasil melarikan diri dengan cara membobol dinding di dalam sel tahanan pada hari Selasa tanggal 17 Juli 2018 pada sekitar pukul 04.35 WIB. Di mana para tahanan tersebut di ketahui mendapatkan alat untuk membobol tembok tersebut dari seorang tukang bangunan yang memperbaiki kamar mandi pada sekitar satu bulan yang lalu.
Irjen Pol Zulkarnain Adinegara selaku Kapolda Sumsel sendiri menjelaskan bahwa para tahanan tersebut merupakan tahanan dari jaringan Letto yang juga berhubungan dengan penangkapan jaringan narkoba yang ada di Surabaya pada bulan Mei 2018 lalu. Di mana pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti beruka lima kilo gram narkoba berjenis sabu - sabu, serta delapan unit mobil dan sepeda motor.
"Memang (benar) ada tahanan yang berusaha melarikan diri dengan cara membobol dinding sel tahanan dini hari tadi. Mereka adalah kelompok Letto yang tertangkap di Surabaya dengan aset miliaran," ujar Kapolda.
Dan di ketahui bahwa keenam narapidana narkoba yang gagal melarikan diri tersebut gagal melarikan diri karena tertangkap basah oleh petugas yang sedang piket. "Saat ini sudah dipindahkan ke ruang tahan lain. Mereka akan dijerat dengan pasal berlapis, termasuk tentang TPPU," tegas Kapolda.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.