Kota Medan lagi - lagi di gemparkan dengan di temukanya sosok mayar wanita yang berada di bagian samping Gereja Huria Kristen Batak Protestan ( HKBP ) Ampera, yang berlokasi di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, kecamatan Medan Barat.
Sosok mayat wanita tersebut di duga masih berusia 20 tahun dan di temukan dengan kondisi terbungkus di dalam sebuah kotak yang di letakan di atas sepeda motor bermerk Honda Scoopy dengan nomor polisi 5875 ABM.
AKBP Tatan Dirsan Atmaja selaku Kabid Humas Polda Sumut menjelaskan bahwa bahwa sosok mayat wanita tersebut pertama kalinya di temukan oleh salah seorang penjual martabak di sekitar lokasi kejadian. Dimana pada waktu itu dirinya bersama dengan temanya sedang berjalan di sekitar lokasi kejadian. Dan mereka melihat satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 5875 ABM dengan kondisi mesin yang telah mati akan tetapi lampu motor tersebut masih dalam kondisi hidup tanpa pengendara.
Kedua saksi yang hingga kini tidak di ketahui namanya tersebut pun mendekati sepeda motor tersebut sambil mencari - cari pemilik kendaraan sepeda motor tersebut akan tetapi mereka sama sekali tidak menemukan pemilik sepeda motor tersebut. Dan karena merasa curiga dengan adanya kardus warna kuning yang di bawa oleh sepeda motor tersebut, kedua orang saksi pun dengan segera menghubungi Kepala Lingkungan IV Sei Agul di karenakan kedua saksi tidak berani untuk membuka dan melihat isi dari kardus tersebut.
Kepling IV Sei Agul yang mendengarkan informasi tersebut pun dengan segera meminta para warganya untuk segera menghubungi pihak kepolisian Polsek Medan Barat.
Tidak perlu waktu yang lama, anggota dari Reskrim Polsek Medan Barat pun langsung terjun ke lokasi kejadian penemuan kotak kuning beserta sepeda motor tersebut. Pihak kepolisian yang telah tiba pun dengan segera membuka sedikit demi sedikit bungkusan dari kardus tersebut. Dimana setelah kardus tersebut terbuka seidikit, pihak kepolisian pun terkejut dengan adanya penampakan tangan serta kaki manusia di dalamnya.
"Setelah itu, polisi membawa mayat tersebut ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi," ucap Tatan.
Sesuai dengan informasi yang di dapatkan bahwa untuk sementara ini mayat tersebut merupakan mayat hasil dari tindakan pembunuhan, di karenakan di bagian leher korban terdapat tusukan luka senjata tajam.
"Untuk identitas korban dan pelaku kita masih lidik. Kita sudah memintai keterangan sejumlah saksi untuk penyelidikan tersebut," pungkasnya.
LIHAT JUGA : KASUS CHATSEX RIZIEQ SEMAKIN TIDAK JELAS





0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.