Kamis, 22 Februari 2018

PERDAGANGAN ANTAR PROVINSI AKAN DI MAKSIMALKAN OLEH PEMERINTAH PROVINSI

BUNDAPOKER

Gubernur dari seluruh Indonesia telah sepakat untuk membuat perdagangan antar provinsi menjadi prioritas utama.

Kesepakatan tersebut dibuat saat pertemuan nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia (APPSI) di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

"Saat ini, akselerasi perdagangan telah berorientasi pada perdagangan luar negeri, ekspor dan impor," kata ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo, yang juga Gubernur Sulawesi Selatan.

"Tapi, kita tidak perlu mengimpor tekstil karena kita bisa mendapatkannya dari Jawa Barat. Kita tidak perlu mengimpor beras karena kita bisa mendapatkannya dari Sulsel," katanya.

Dia mengatakan, APPSI akan melapor kepada Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada hari Kamis mengenai kesepakatan perdagangan antar provinsi, termasuk kemajuan dan hambatannya.

Salah satu isu yang akan dibahas adalah bagaimana memperbaiki konektivitas antar provinsi untuk memastikan bahwa biaya pengiriman tidak melebihi perdagangan luar negeri, tambahnya.

Sebagai contoh, dia mencatat bahwa orang-orang di Jawa mengkonsumsi jagung impor dari negara lain daripada membelinya dari provinsi-provinsi di Indonesia bagian timur karena biaya pengirimannya lebih murah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan masih banyak potensi untuk meningkatkan perdagangan antar provinsi. "Misalnya, Pemprov DKI membutuhkan 43.000 ekor sapi setiap hari, sekitar 60 persennya masih diimpor dari Australia," katanya.

Dia menambahkan bahwa gubernur perlu mencari solusi bagaimana meningkatkan kemakmuran di daerah masing-masing dan untuk berkomunikasi langsung dengan presiden.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.