Selasa, 27 Agustus 2019



Aulia Kesuma (35) telah merencanakan pembunuhan terhadap suaminya Edi Chandra Purnama alias ECP (54) dan anak tirinya M. Adi Pradana alias Dana alias D (23). Aulia sampai menyewa pembunuh bayaran dari Lampung dengan bayaran Rp 500 juta.

"AK ini mempunyai utang, kemudian dia ingin menjual rumahnya. Tapi karena suami ini mempunyai anak tidak setuju, dan dia (korban) mengatakan 'kalau menjual rumah ini kamu akan saya bunuh'," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/8) malam.

Karena tak dikasih, Aulia menghubungi mantan pembantunya untuk menanyakan kenalan orang asal Lampung. Kemudian suami pembantu ini menghubungi dua orang laki-laki inisial S dan A.”Datang ke Jakarta menggunakan Travel kemudian poleh tersnagka AK di jemput di Kalibata, kemudian dua orang A dan S ini masuk ke mobil,”ungkapnya.

Di dalam mobil, kata Argo, Aulia menceritakan keresahan hingga akhirnya meminta bantuan untuk membunuh suami dan anak tirinya. Saat itu Aulia berjanji akan memberikan Rp 500 juta apabila rencana berhasil. Polisi menyebut eksekutor sudah menerima Rp 130 juta.

“AK ini sebagai istri korban curhat menyampaikan kepada dua orang tadi kalau di lilit utang. Dia ingin menjual tidak di perbolehkan, dia di ancam. Akhirnya di dalam mobil deal membantu eksekusi korban dengan perjanjian di bayar 500 juta,”pungkas Argo.

Singkat cerita, korban pun tewas usai di berikan minuman keras campur racun lalu di bekap. Korban pun di bawa ke Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban di temukan dalam kondisi sudah hangus terbakar di dalam mobil Calya B 2983 SZH.

Aulia sudah di amankan di Polda Jawa Barat, sedangkan dua eksekutor kini beradadi Polda Metro Jaya. Seorang laki-laki berinisial KV (25) yang di akui sebagai anak Aulia masih terbaring di Rumah Sakit Pertamina. KV menderita luka bakar  di bagian wajah, kaki dan tangan. KV itu yang membakar mobil atas perintah Aulia.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.