JOKOWI BERHARAP BISA BERTEMU PRABOWO UNTUK MEREDAKAN KETEGANGAN
Presiden Petahana dan pemenang pemilihan presiden 2019 Joko “Jokowi” Widodo sekali lagi menyampaikan harapannya untuk bertemu dengan saingannya Prabowo Subianto dalam upaya untuk meredakan ketegangan pasca pemilihan dan menunjukkan kepada masyarakat di akar rumput bahwa “elit politik bergaul dengan baik” .
Ketegangan seputar hasil pemilihan presiden, yang mengkonfirmasi kemenangan Jokowi, baru-baru ini meningkat menjadi protes yang berubah menjadi kerusuhan penuh di Jakarta Pusat, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai banyak orang lainnya.
Jokowi mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengadakan pertemuan dengan Prabowo pada hari Kamis, yang katanya diprakarsai oleh Kalla dan dirinya sendiri. Presiden mengaku belum tahu topik pembicaraan antara Prabowo dan Kalla.
"Sejak setelah hari pemungutan suara saya telah menyampaikan harapan kami untuk terlibat [dengan Prabowo], tetapi belum ada [kesempatan] untuk bertemu sampai hari ini," kata Jokowi kepada wartawan, Jumat.
Presiden mengatakan bahwa pertemuan antara dia dan Prabowo akan dilihat secara positif oleh orang-orang dan dapat "mendinginkan segalanya" karena dapat mengirimkan sinyal bahwa tidak ada masalah di antara elit politik di negara itu.
“Jika para elit harmonis dan rukun, rakyat juga akan tetap tenang dan tenang,” tambah Jokowi.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjuk Jokowi dan pasangan calon Ma'ruf Amin sebagai pemenang pemilihan presiden 2019 awal pekan ini. Prabowo dan calon wakil presiden Sandiaga Uno, bagaimanapun, telah memutuskan untuk menantang hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.