Kamis, 31 Januari 2019


Surabaya heboh dengan maraknya kasus penipuan yang berkedok agensi model yang memakan korban para wanita - wanita cantik dan seksi yang ingin menjadi model. AKBP Antonius Agus Rahmanto selaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sendiri menerangkan bahwa ada seorang wanita yang menyatakan bahwa dirinya telah menjadi korban pemerkosaan oleh para oknum - oknum yang berkedok sebagai agensi model.

Sesuai dengan informasi yang berhasil di dapatkan dari berbagai sumber, peristiwa tersebut bermula ketika korban melihat sebuah postingan yang ada di media sosial Instagram. Di mana postingan tersebut berisikan tentang pencarian model untuk pemotretan iklan yang besar. Korban yang merasa tertarik dengan postingan tersebut pun kemudian menghubungi pelaku penipuan tersebut.

Pelaku pun kemudian mengajak korban untuk bertemu di suatu tempat, di daerah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dan setelah korban berhasil di jebak, secara tiba - taiba saja pelaku mengeluarkan senjata tajam. Di mana tersangka pun mengancam korbanya dengan menggunakan senjata tajam untuk menurut dan mengikuti perintah. Pada saat tersebut tubuh indah korban pun di nikmati oleh pelaku.

"Kami sedang menyelidiki kasus pemerkosaan, dengan modus tersangka menawarkan atau mencari model untuk sebuah pemotretan. Si korban tertarik. Ternyata saat bertemu, pelaku membawa senjata tajam, mengancam dan memperkosa korban," kata Agus, akhir pekan lalu.

Agus sendiri menjelaskan bahwa pada saat ini pihaknya masih terus melakukan penelusuran serta pengejaran kepada pelaku penipuan sekaligus pemerkosaan tersebut.

Diri nya pun meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetapm berhati - hati dalam menggunakan media sosial apalagi berhubungan dengan penawaran seperti itu yang pada saat ini memang sangat banyak beredar di berbagai media sosial. Masyarakat sendiri pun harus bisa teliti dan tidak mudah untuk percaya dengan apa yang di tawarkan, di tambah lagi pemilik akun tersebut masih belum di kenali.

"Saat ini kami masih lakukan pengejaran. Mohon doanya saja ya. Untuk korban baru satu yang melapor. Kami harap tidak ada korban lagi dan tetap waspada," kata dia.

Tagged: , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.