Jumat, 12 Oktober 2018




Selama enam bulan, para polisi hutan berkelana di kawasan pusat India untuk memburu seekor harimau yang telah di laporkan telah memangsa 13 orang. Mereka sudah melakukan segala cara. Dengan mengerahkan ratusan personil gabungan polisi hutan dan tentara untuk menyisir hutan.

Menempatakan penembak jitu, memasang jebakan camera, drone pencari panas, bulldozer, dan mengerah kan lima ekor gajah untuk mengepung harimau betina itu. Namun semua cara itu gagal otoritas kemudian mencoba sebuah cara yang tak lazim.

Sunil Limaye, salah satu polisi hutan menjelaskan, mereka sedang mencoba memancing harimau itu menggunakan sebotol parfum Calvin Klein Obsession.” Saya tahu itu kedengarannya lucu. Namun, semua cara sudah kami gunakan apa lagi yang harus kami lakukan?” keluh Limaye.

Wewangi untuk pria itu mengandung civetone. Sebuah senyawa dari bau musang yang di kembangkan secara sintetis, dan di katakana baunya sangat menarik bagi perempuan. Namun, tidak hanya perempuan, bau civetone juga menarik bagi kucing besar. Mereka biasanya bakal mengendus, dan menikmati aroma tersebut selama beberapa menit.

Seorang pakar kucing di Australia berkata, kucing besar seperti harimau atau singa sangat menyukainya. “ mereka bagaikan di surge,” ujar dia. Dalam satu decade terakhir, populasi harimau di India mencapai 2.500 ekor, terbanyak di dunia. Sementara populasi mencapai 1,3 miliar jiwa.

Semakin banyak manusia membuat habitat harimau itu kelilingi jalan raya, desa pusat industry maupun kota, sehingga membuat kucing besar itu mulai mengincar mereka. Ini yang terjadi pada harimau dengan kode T-1 itu. Dia hidup di hutan dekat kota Pandharkawada, India pusat. Dia sering menerkam para penduduk di leher.

Aksi T-1 yang sudah menewaskan 13 orang membuat penduduk menjadi panic. Mereka ,menghindari sawah mereka dan mengunci rumah mereka saat malam tiba. Para pakar harimau India berkata mereka belum pernah melihat perilaku hewan tersebut di masa lalu, yang membuat isu begulir hingga level Mahkamah Agung.

September lalu, setelah melalui persidangan dan mendengarkan keterangan baik dari pemerintah maupun aktivis hewan, MA India meliris keputusan. Otoritas polisi hutan di beri kesempatan untuk menangkap harimauitu hidup-hidup, dan menyerahkan nya ke pusat penagkaran atau kebun binatang.

Namun jika mereka gagal, maka MA India memerintahkan agar hewan tersebut dibunuh. Karena itu, dalam operasi gabungan, mereka membawa senapan serbu AK-47 selain senjata pembius. Setiap pagi saat fajar menyinsing, tim gabungan bakal menyusuri hutan yang lebat dan melawan bau tak megenakkan untuk melacak harimau itu.

Mereka mengecek 100 jebakan camera yang telah di siapkan. Mereka juga mencari jika ada bulu harimau yang tertinggal, maupun jejak yang di tinggalkan. Dalam beberapa buln terakhir, harimau tersebut dilaporkan terlihat beberapa kali. Mereka memancingnya keluar menggunakan kuda.

Hany, upaya mereka gagal. Harimau itu bersama anaknya akan membunuh kuda tersebut, makan dengan cepat, dan segera berlalu sebelum personel gabungan sampai di lokasi. Mencoba panah bius juga tidak berhasil karena selain harimau itu cukup gesit menghindarinya, panah panah itu harus di tembakkan dalam jarak 24 meter.

Nawab Shafat Ali Khan, salah satu pemburu yang berpengalaman menangnani hewan liar berujar, peluang untuk membius pemangsa itu sangat sulit. Dia mungkin telah belajar berbagai operasi penjebakan yang kami lakukan. Ya, di menjadi harimau pintar. Sangat pintar,” tutur khan.

Dia menjelas kan harimau itu berubah menjadi pemangsa manusia karena jumlah mangsa tradisionalnya seperti rusa sudah menipis. Setelah mencicipi daging manusia, Khan menutur kan harimau itu bakal ketagihan karena daging itu memiliki rasa yang lebih manis karena mengonsumsi sumbu saat makan. Yang bisa kami lakukan saat ini hanyalah menunggu. Kami mulai meluruhi lokasi penjebakan menggunakan parfum untuk memancingnya,” tutur Limaye.

Tagged: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.