Minggu, 24 Maret 2019

WARGA SINGAPURA DIANTARA TIGA ORANG YANG DITUDUH TELAH MELAKUKAN PEMBUANGAN RACUN DENGAN ILEGAL

BUNDAPOKER

Kepala kepolisian Johor, Datuk Mohd Khalil Kader Mohd, Minggu (24 Maret) mengkonfirmasi bahwa tiga orang, termasuk seorang Singapura, telah didakwa sehubungan dengan pembuangan ilegal limbah beracun ke Sungai Kim Kim di Pasir Gudang, yang telah menghasilkan lebih dari 4.000 orang dirawat di rumah sakit.

Dia mengatakan polisi mendakwa tiga tersangka laki-laki dari total 11 tersangka yang tertangkap sehubungan dengan kasus ini, sementara tersangka lainnya dibebaskan dengan jaminan polisi. Tiga tertuduh adalah warga Singapura Wang Jin Chao, 34, dan warga Malaysia Yap Yoke Liang, 36, dan pengemudi truk N. Maridass, 35.

“Ketiga tersangka, berusia antara 34 dan 41, diyakini secara langsung terhubung dengan kasus ini dan telah didakwa berdasarkan Bagian 34B (1) (a) Undang-Undang Kualitas Lingkungan 1974 yang memberikan hukuman penjara hingga lima tahun dan maksimum denda RM500.000 jika terbukti bersalah, ”kata Mohd Khalil di markas kontingen polisi Johor.

Pada 19 Maret, polisi mengumumkan penangkapan 11 tersangka sehubungan dengan kasus ini. Satu kemudian dibebaskan dengan jaminan polisi. Mr Mohd Khalil mengatakan ada individu-individu tertentu yang telah menuduh bahwa penyelidikan polisi ke dalam kasus ini hanyalah sebuah wayang (pengalihan) bagi publik.

"Saya ingin mengingatkan para kritikus agar adil karena pekerjaan polisi didasarkan pada fakta," kata Mohd Khalil. Sebelumnya di Pengadilan Sesi di Johor Baru, dua direktur dan sopir truk dari perusahaan pengolahan ban bekas dituduh terlibat dalam pembuangan bahan kimia ke Sungai Kim Kim di Pasir Gudang.

Menurut lembar tuduhan, Maridass dituduh membuang bahan kimia secara ilegal ke Sungai Kim Kim pada 7 Maret Wang dan Yap dituduh berkonspirasi dengan Maridass.

Menanggapi pertanyaan HARI INI, seorang juru bicara dari Kepolisian Singapura mengatakan: "Kepolisian Singapura berhubungan dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia dan sedang menunggu permintaan resmi yang terakhir untuk bantuan. Kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut karena penyelidikan oleh pihak berwenang Malaysia sedang berlangsung. " MAIL MALAY

Tagged: , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.