ORANG UTAN PULIH SETELAH DI TEMBAK DENGAN 74 PELURU SENAPAN ANGIN
BUNDAPOKER
Dia ditemukan dalam kondisi kritis dengan bayinya selama satu bulan di bawah pohon nangka di sebuah perkebunan milik seorang penduduk desa. "Orangutan datang ke perkebunan penduduk dan mereka dianggap sebagai ancaman oleh pemiliknya, yang kemudian berusaha untuk mengusir hewan-hewan itu," kata Sapto Aji Prabowo, kepala Badan Konservasi Aceh.
Pejabat segera menyelamatkan hewan-hewan itu, tetapi bayi itu meninggal karena kekurangan gizi. Hampir seminggu kemudian, para pejabat mengatakan kera itu, yang diberi nama Hope, perlahan pulih.
"Harapan semakin baik, dia mulai ... makan," kata Sapto Aji Prabowo kepada AFP. Orang utan terancam punah, menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam, dengan hanya sekitar 100.000 di seluruh dunia. Pekerja perkebunan dan penduduk desa kadang-kadang diketahui menyerang apa yang mereka anggap sebagai hama, sementara pemburu menangkap hewan untuk dijual sebagai hewan peliharaan.
"Kami akan menyelidiki apakah ini hanya insiden atau (jika) mafia telah terlibat," kata Jefrizal, kepala penegak hukum Badan Konservasi Aceh, yang seperti banyak orang Indonesia menggunakan satu nama. Serangkaian serangan fatal pada kera telah disalahkan pada petani dan pemburu. Tahun lalu, empat pria Indonesia ditangkap atas pembunuhan orang utan yang ditembak sekitar 130 kali dengan senapan angin.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.