Ribuan penduduk di Boyolali di ketahui turun ke jalanan. Di mana mereka di laporkan melakukan aksi protes terhadap ucapan dari Prabowo Subianto selaku calon presiden dengan nomor urut ke 02 pada saat kunjunganya ke Boyolali yang di ketahui pada akhirnya berakhir dengan viral yang di sebut dengan " Tampang Boyolali ".
Para warga tersebut pun di ketahui berasal dari berbagai wilayah di Boyolali dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang pada akhirnya berkumpul di satu titik di Simpang Patung Kuda, Boyolali pada hari Minggu tanggal 04 September 2018.
Aksi demonstrasi protes tersebut pun berhasil menutup jalur utama dari Solo menuju ke Semarang dan sebaliknya. Di mana dengan terpaksa para petugas pun harus berusaha untuk mengalihkan arus lalu lintas di jalur lingkar utara serta jalur selatan. Para peserta sendiri juga terlihat membentangkan spanduk, bendera serta poster - poster yang bernada mengecam calon presiden Prabowo Subianto.
Pada orasinya senidiri merekapun mengatakan bahwa mereka sangatlah kecewa dengan kalimat yang di anggap telah sangat menyinggung perasaan para masyarakat setempat.
"Boyolali selama ini adem, ayem. Namun ketentraman terusik akibat ucapan Prabowo. Jangan hina dan sakiti kami, janganlah injak-injak Boyolali. Tangkap dan adili Prabowo secepatnya," ucap salah satu peserta aksi.
Di mana dirinya mengaggap bahwa sebagai seorang pemimpin terlebih lagi pada saat ini tengah maju sebagai seorang calon presiden, tidak seharusnya Prabowo mengucapkan kalimat yang bisa di anggap masyarakat sebagai sebuah penghinaan.
"Aksi ini murni rasa kecewa kami atas ucapan Prabowo. Tidak ada kaitannya dengan politik maupun Pilpres. Meski kecewa kami juga berharap masyarakat bisa sabar dan menahan diri demi keutuhan bangsa dan negara," tandasnya.
Dan setelah melakukan orasi tersebut, para rombongan tersebut pun kembali melakukan konvoi berkelili seluruh kota sebelum pada akhirnya kembali menuju ke Balai Sidang Mahesa yang berlokasi di kompleks kantor Bupati Boyolali.







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.