Selasa, 30 Oktober 2018



Penelitian gebetik mengenai harimau telah mengkonfirmasi jika kini hanya tersisa 6 subspesies kucing besar di seluruh dunia. Enam subspecies itu adalah harimau Bengal , Amur, Cina Selatan, Sumatera, Indonesia dan Malaysia.

Totalnya kurang dari 4.000 harimau di alam liar. Shu-Jin Luo, peneliti yang melakukan penelitian ini melacak evolusi spesies harimau menggunakan data genetika dari seluruh habitat mereka. Selanjutnya tim menganalisikan dalam jurnal Curret Biology ini artinya berhasil menunjukkan hanya ada enam subspesies harimau.

Selain itu, mereka juga menemukan jika pola genetic subspecies sangat tersetruktur.ini menunjukkan bahwa mereka semua memiliki sejarah evolusi yang berbeda. Misalnya saja adalah harimau Sumatra yang berukuran kecil karena memiliki geb ADH7. Gen ini muncul karena akan mereka hidup di pulau dengan mangsa berukuran lebih kecil.

“Harimau tidak semuanya sama . harimau dari Rusiasecara evolusi berbeda dengan yang berasal dari India. Bahkan harimau dari Malaysia dan Indonesia berbeda. Mereka memiliki keajaiban alam yang bersal dari evolusi, divergensi dan adaptasi jangka panjang,”kata Luo.

Kini pemahaman mengenai berbagai subspecies dan merencanakan strategi konservasi yang sesuai merupakan hal yang sangat penting. Tim peneliti pun merekomendasikan agar keenam subspecies ini sebaiknya segera dikelarifikasi dan dilindungi sebagai entitas yang terpisah.

Dari enam subspecies, harimau Cina Selatan sudah punah di alam liar dan hanya sekitar 150 individu di penangkaran berada di ambang kepunahan di alam liar. “Alasan kemerosotan harimau di seluruh dunia sangat beragam.misalnya habitat, serta perburuan jadi penyebabnya. Belum lagi, hal ini di dorong dengan adanya pembangunan serta pertanian yang makin mendesak habitat mereka,”jelas Luo.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.