“Ada sekitar 100 ribu wisatawan yang membatal kan ke Lombok karena dampak gempa Lombok,”kata Staf Khusus Mentri Pariwisata, Don Kardono.
Rata-rata jumlah wisatawan asing yang ke Lombok mencapai 1 juta orang. Pembatalan 100 ribu wisatawan ini akan berdampak besar bagi wisata Lombok.
Sebagai contoh menurut Don, saat erupsi Gunung Agung pada akhir september 2017 ada sekitar 1 juta wisatawan yang batal datang ke bali.
“Kalau melihat Gunung Agung efek nya terjadi hingga beberapa bulan. Dari kejadian Gunung Agung kita bisa melihat bagai mana nanti kondisi wisata Lombok pascagempa,” ujar Don.
Aktifkan Crisis Center
Saat ini Kementerian Pariwisata fikus Crisis Center penangan wisatawan. Fokus utama adalah mitigasi. Bagaimana wisatawan tetap merasa aman meski ada kejadian bencana dengan memberikan informasi dan akses sejelas-jelas nya.
“Mitigasi ini menjadi perhatian karena untuk safety dan security indonesa masih di peringkat sangat tinggi di atas 100 dari 136 negara,”ujar Don.
Setelah proses mitigasi, Kementrian Pariwisata juga fokus ke masalah 3 A, yakni akses, baik darat, laut maupun udara. Kemudian, amenitas, yaitu sebagai mana ke nyamanan mereka bermalan di tempat penginapan. Yang terakhir , atraksi atau destinasi apa yang di lihat.
Untuk aktivitas Crisis Center ini, Kemenpar mengandeng komunitas Gen Pesona Indonesia (GenPI) yang menggambar kan kondisi terkini di Lombok dan Bali.
Sementara untuk di luar negeri di bantu oleh GenWI (Generasi Wonderful Indonesia) yang melibatkan diaspora dan pelajar indonesia. Selanjut nya, usai proses mitigasi dan 3A tertangani, Kemempar nanti ya fokus pada recevery atau pemulihan dari dampak gempa Lombok.
Usai kejadian gempa Lombok, hingga banyak wisatawan yang memilih menginap di tempat terbuka seperti bandara ke timabang di kamar hotel,” kata Don.
Kemenpar juga telah meminta sejumlah maskapaiseperti Garuda Indonesia untuk menambah jumlah penerbangan dari Lombik dan Bali menuju daerah yang di inginkan wisatawan seperti surabaya atau jakarta.”ada juga yang memilih lengusng plang ke negara nya.’”ujar Don.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.