Jumat, 10 Agustus 2018




Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan mengatakan bahwa pemerintah AS siap memberikan bantuan tanbahan kepada pemerintah RI demi meringan kan dampak kerugian gempa di Lombok.

Bencana yang terjadi pada minggu 5 Agustus 2018 itu beserta lindu susulan nya telah menyebabkan lebih dari 200 orang tewas, ribuan lain nya terluka, dan merusak berbagai bangunan serta infrastruktur di sejumlah lokasi.

Menurut Dubes Donovan saat bertemu dengan berbagai media di jakarta (10/8/2018), pemerintah AS, melalui ke dutaan nya di jakarta saat ini”telah memberikan bantuan untuk terdampak gempa Lombok melalui program-program bantuan tanggap bencana Amerika di indonesia.”

Melajutkan komentar tersebut, Donovan mengatakan bahwa pemerintah AS”siap memberikan bantuan tambahan, apabila pemerintah Indonesia membutuh kan nya, saya telah menotifikasi pemerintah Indonesia untuk mengabari kami, jika sekira nya membutuh kanbantuan lebih.

Sang duta besar menambahkan, untuk saat ini, bantuan yang di salurkan oleh AS untuk terdampak gempa Lombok berupa suplai barang-barang sendasar” dengan total nilai sekitar US$ 40.000 (Rp.579 juta), Dalam bentuk selimut, kantung tidur,terpal dan berbagai benda berfungsi serupa.

“Selain itu, tim tanggap bencana kami telah memberikan pengembangan kapasitas kepada otoritas tanggap bencana Indonesia untuk mempelajari bersama penanganan situasi-situasi seperti itu.”

Amerika Serikat, lanjut Donovanm juga telah berkerja sama dengan Indonesia dalam hal pengembangan kapasitas ilmu pengetahuan kebencanaan sejak lama.

“Jadi bentuk-bentuk seperti itu, yang tak bisa di hitung dengan nominal mata uang, telah banyak kami berikan pada Indonesia.”

Dalam ke sempatan yang sama, Dubes Donovan juga menyampaikan “rasabela sungkawa yang mendalam” terhadap komunitas terdampak gempa Lombok dan pemerintah Indonesia.

Selain Amerika Serikat, negara sahabat seperti Korea Selatan, China, dan Australia telah berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada pemerintah serta otoritas Indonesia demi meringankan dampak kerugian gempa Lombok.

Hari ini, pemerintah Korea Selatan, ingin menyampaikan bantuan dana darurat kepada PMI sebesar US$ 500 ribu atau setara dengan Rp 7,2 miliar kepada PMI,” ujar Dubes Kim Chang-beo saat menyampaikan sambutan nya di Markas Pusat PMI di jakarta.

Penyerahan bantuan secara simbolis ini di berikan kepada Plh. Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Ginandjar Kartasasmita.

“Ini adalah bantuan terbesar yang di berikan oleh satu sumber ke pada PMI terkait gempa Lombok,” ujar Ginandjar.

Sementara itu,lewat kantor perwakilan di jakarta, Kedutaan Besar China juga memberikan bantuan dana kemanusiaan terkait gempa di Lombok, berupa sumbangan dari Palang Merah China kepada PMI senialai US$ 100 ribu atau setara dengan Rp.1,4 miliar.

“Bantuan dana ini di berikan oleh Palang Merah China kepada PMI. Tak hanya itu kami dari Kedibes China juga memberikan bantuan lain berupa tambahan-tambahan yang di perlukan oleh warga di lokasi penampungan,” jelas Dubes Xiao Qian.

Sedangkan, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan,”Kami telah memberikan Palang Merah Indonesia akses kepada berbagai suplai kemanusiaan, seperti tenda, air, makanan, dan kebutuhan mendasar lain nya, dan memastikan agar mereka yang terdampak mendapatkan layanan penting itu.

Bishop juga mengatakan bahwa Australia”telah bersiap atau bersedia memberikan bantuan lebih lanjut, jika di butuh kan,”untuk membantu korban gempa Lombok.



Tagged: , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.