Selasa, 07 Agustus 2018


Sering kali setan di salah kan ketika bertindak berutal, tidak punya perasaan dan berkemanusian.misal nya dalam kasus kali ini tersangka dan korban masih dalam hubungan satu keluarga antara ayah dan anak.

Apa yang terjadi di kabumen ini barng kali bisa di sebut sebagai kesetanan. Bagai mana tidak, seorang anak tega menganiaya ayah nya hingga tewas. Gara-gara hal sepele, di duga dia terganggu, saat korban sedang menonoton televisi.

Terdengar muskil, tetapi itu lah yang terjadi. hE (34) menganiaya ayah nya, Sarpin (61) hinga tewa. Kasus anak bunuh ayah ini terjadi pada senin,6 Agustus 2018, skitar jam 13.00 WIB di rumah korban Desa Tujungseto Kecamatan Sempor.

Saat itu, korban tengah menunton televisi. Semetara, ayah dan ibunya sendang mengobrol di ruangan yang sama. Obrolan ke dua orang tua nya di anggap terlalu keras, terutama ayahnya.

“Korban berbicara dengan nada tinggi dengan nada tinggi, Surati (54), Kabag Ops Polres Kabume, Kompol Cipto Rahayu menjelas kan kasus pembunuhan ini, melalui keterangan tertulis.

Merasa terganggu, terganggu pembunuh ini menendang korban hingga tersungkur. Tak puas menendang, tanpa denyana, HE mengambil besi cor yang lantas di pukul kan ke korban sebanyak dua kali.

“Besi cor di pukul di bagian punggung dan plipis korban hingga tidak sadar kan diri, Cipton menjelaskan.

Mendapati ayah nya tidak sadarkan diri, HE terlihat menyesali perbuatan nya. Lantaran ayah nya tak kunjung sadarkan diri, keluarga dan tetangga membaea korban ke rumah sakit PKU Muhammadiah Gombang.

Sesampai nya di rumah sakait , Sarpin di nyatakan telah meninggal dunia. Dokter menerangkan kornaban meninggak dunia akibar keras nya benturan.

Peristiwa sadis tersebut di sesali oleh banyak pihak, termasuk tersangka. Dengan ke sadaran diri, dia menyerah kan diri ke Polsek Sempor, Kebumen.

Dalam olah TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk besi cor dan batang kayu yang di gunakan HE untuk memukul korban. Polisi juga memeriksa istri korban yang juga ibu pelaku dan sejumlah saksi lain nya.

Cipto menerangkan,kepolisian masih menyelidiki apakah masih ada motif lain peku membunuh korbanpada kasus yang di picu oleh hal yang sepele itu.

Tagged: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.