Senin, 12 Maret 2018

SALAH SATU SISWA SD ASAL BANYUWANGI MENGUKIR KESEHARIAN RAKYAT MELALUI PATUNG

BUNDAPOKER

Membuat patung menjadi salah satu perlombaan untuk para saswa-siswi,Pemerintah kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur menggelar Pekan Seni Pelajar untuk tingkat SD,SMP dan SMA selama dua hari di Taman Blambangan Banyuwangi pada hari selasa.

Berbahan tanah liat,malam dan kawat sebagai kerangka,peserta membuat rupa-rupa Sritanjung Sidopekso,Macan Putih,Tari Gandrung hingga Barong Osing,lomba  yang diikuti 15 peserta wakil kecamatan  itu bertemakan cerita rakyat.

Selain membuat patung lomba juga meliputi samroh,paduan suara,usik,tradisional,teater,hingga tari untuk tingkat SD,Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Banyuwangi Hamami mengatakan pemenang akan mewakili Banyuwangi dalam PSP tingkat provinsi di tahun yang akan datang.

Mereka memukul atau menggiling malam untuk memipihkannya,menempel,mengatur bentuk hingga menggores permukaan bahan lunak itu dengan konsentrasi penuh,sebagian kenakan setelan merah-putih sebagian berseragam olahraga.

Para peserta yang hari ini bertanding juga merupakan siswa yang lolos seleksi tingkat kecamatan,dia mengatakan pelajaran kesenian di Banyuwangi mendapatkan jatah 2 jam pelajaran per minggu.

Siswa SDN 9 Wonosobo,kecamatan Srono itu terlihat memiliki konsep paling jelas sejak awal dengan membuat badan 2 sosok penari laki-laki dan perempuan,salah satu peserta bernama Dwi Safirna yang berusaha 11 tahun membuat patung sepasang penari Gandrung.

Dwi yang sebelumnya menyisihkan 30 peserta tingkat kecamatan,juga berhasil meraih juara 3 saat PSP tahun 2016 saat masih duduk di bangku kelas 3,pembimbingnya,Kadeni,bercerita melihat bakat Dwi sat dia memegang alat pahat dan menggunakannya pada pelajaran menggambar.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.