ANIES DAN SANDI DIHARAPKAN UNTUK MEMULIAKAN PEJALAN KAKI DI DKI
![]() |
| BUNDAPOKER |
Dalam hal kemajuan infrastruktur,kesejahteraan,penduduk,kualitas pendidikan,hingga pembangunan karakter manusia,Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota hendaknya menjadi contoh untuk daerah lainnya.
Salah satu yang umum terjadi yakni kurangnya fasilitas pedestrian atau trotoar yang memadai,namun tidak bisa dipungkiri dengan sejumlah permasalahan klise dari sebuah perkotaan juga menjamur di Jakarta.
Sebab semua pejalan kaki memiliki hak yang sama untuk mendapatkan fasilitas yang baik dari pemerintah tidak hanya untuk memanjakan mereka yang berkendara,padahal keberadaan pedestrian yang layak sangat penting.
Banyak pejalan kaki harus rela berbagi haknya dengan pedagang kaki lima,pemotor hingga ojek yang mangkal berulang kali upaya penertiban trotoar dilakukan namun yang terjadi penyakit menyerobot bahkan menguasai trotoar oleh mereka yang tidak berhak terus berulang,sudah banyak yang diketahui trotoar di Jakarta bahkan untuk di jalanan protokol dalam kondisi yang memprihatinkan.
Strategi Ahok,sapaan Basuki kala itu dengan mengajak kerja sama perusahaan atau pengembang gedung yang memiliki kewajiban atas koefisien lantai bangunan,di masa pemerintahan Jokowi kemudian dilanjutkan Basuki Tjahja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta permasalahan trotoar tidak pantas untuk di jadikan salah satu perhatian.
Dibuat lebih luas dan juga diletakkan tanaman bunga di pot,diberikan kursi taman,hingga tempat sampah yang cukup banyak,kondisi akan terus dipercantik di masa Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno,disejumlah titik,kondisi trotoar di Jakarta memang telah diperbaiki.
Ada tiga perusahaan yang memberikan kontribusi dengan total nilai 180 miliar,khusus di ruas Jl MH Thamrin hingga Sudirman,pembangunan trotoar akan memanfaatkan dana KLB.
Seperti didepan gedung Panin,di bawah jembatan Semanggi,kemudian di depan BNI 46 dan terakhir di depan Gedung Landmark,dalam penataan itu,nantinya kawasan pedestrian MH Thamrin sampai Sudirman akan dilengkapi fasilitas yang dijamin sangat bermanfaat bagi warga,akan ada juga pembatas antara jalur bus dan kendaraan roda dua dan tiga jalur kendaraan roda 4 dan busway.
Anies menilai lokasi Sudirman-Thamrin layak menjadi ruang ekspresi warga Jakarta,Anies berharap keberadaan spot budaya ini dapat mencerminkan bahwa Jakarta adalah ruang ekspresi bukan hanya sekedar tempat untuk mencari penghidupan.
Namun mereka berharap dalam pembangunan itu pemerintah daerah harus mengacu pada regulasi yang ada supaya tidak ada kesalahan di kemudian hari,Rencana penataan trotoar di sepanjang Jl MH Thamrin sampai Sudirman disambut baik dengan Koalisi Pejalan Kaki.
Bagaiman cara pengawasannya karena dalam pengatamatannya sejumlah trotoar yang dibangun dalam dua tahun terakhir rata-rata sudah tidak steril lagi,hal lain yang perlu diperhatikan,kat Alferd setelah pembangunan selesai.
Karena penataan bukan hanya di atas namun di bawah juga,bekerja samalah dengan institusi lain,semisal jangan melakukan pembongkarang tanpa seizin pemda karena sering kali baru ditata berapa bulan kemudian sudah dibongkar,koalisi pejalan kaki juga berharap penataan trotoar ini sepanjangan Jl MH Thamrin sampai Sudirman bukan sekedar kerja tayang untuk menyambut Asian Games.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.