Rabu, 14 Februari 2018

GAJAH SUMATERA DITEMUKAN TEWAS DENGAN LUKA DI DADA DAN KEPALA

BUNDAPOKER
Seekor gajah betina betina ditemukan tewas pada hari Senin di Taman Nasional Way Kambas di Lampung, satu dari 25 habitat terfragmentasi di pulau Sumatra.

Taman Nasional Way Kambas juga merupakan rumah bagi harimau sumatera yang terancam punah, badak Sumatera dan tapir Asia yang terancam punah.

"Kami sangat mengecam perburuan liar dan meminta doa Anda untuk segera menangkap pelaku," kata kepala badan Taman Nasional Way Kambas Subakir  pada hari Selasa.

Pejabat patroli hutan menemukan mayat gajah tersebut, yang diyakini berusia 20 tahun, dengan lima luka peluru di dada dan kepalanya, dan menduga telah tewas selama dua hari sebelum ditemukan.

Penemuan di Lampung lebih jauh menyoroti kehidupan gajah sumatera yang rapuh. Para ilmuwan percaya bahwa gajah berisiko punah dalam beberapa dekade, karena perburuan merajalela untuk memasok perdagangan gading ilegal serta habitat yang berkurang karena deforestasi untuk perkebunan.

Itu terjadi hanya satu bulan setelah gajah sumatera jantan yang diyakini berusia sekitar 10 tahun ditemukan tewas dengan gadingnya yang dibuang di perkebunan masyarakat di dalam hutan lindung Gunung Raya di Sumatera Selatan.

Pada bulan Desember yang lalu, seekor gajah hamil ditemukan tewas di perkebunan kelapa sawit di Aceh, provinsi paling barat Indonesia di pulau Sumatra, yang diduga oleh pihak berwenang adalah keracunan yang disengaja.

Gajah tersebut membawa janin berusia 13 bulan dan akan melahirkan sekitar enam bulan.

Secara keseluruhan, hanya ada sekitar 2.400 gajah sumatera yang tersisa di alam liar di pulau Sumatra. Spesies ini mendapat status yang sangat terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) pada tahun 2012 setelah menilai bahwa 69 persen habitatnya telah hilang lebih dari dua dekade.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.