Senin, 18 Desember 2017


Dubai, pada saat ini diketahui bahwa Iran merupakan negara pengekspor rudal serial di wilayah Timur Tengah, dimana informasi tersebut di dapatkan dari seorang pejabat terkenal di Uni Emirates Arab pada akun twitternya.

Anwar Gargash selaku Menteri Luar Negeri Arab Saudi menyatakan kalau Iran dengan sistem pertahanan rudalnya kini sudah terungkap dan sudah menjadi sebuah kebohongan yang jelas sekali.

Anwar Gargash sendiri juga berpendapat bahwa pada saat ini Iran sendang gelisah karena melihat berbagai bukti - bukti yang memperlihatkan kesalahan yang harus mendapatkan hukuman atas dugaan dari penyerangan rudal kepada Arab Saudi.

"Program rudal Iran sangat agresif dan bisa diekspor," tambah menteri tersebut, yang secara teratur berkomentar mengenai masalah geopolitik di Timur Tengah melalui media sosial pada 17 Desember 2017.

Uni Emirates Arab dan Arab Saudi pun menuding Iran telah menyokong suplai serta mengoperasikan rudal balisti untuk para pemberontak - pemberontak Syiah Houthi yang beberapa waktu lalu tepatnya tahun 2015 telah di hadapi dengan kekuatan militer Arab. Serta Koalisi Arab sendiri pun berjuang untuk mengembalikan kondisi Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi, yang pada bulan September 2014 lalu di gulingkan oleh para pemberontak Houthi.

UEA pun dengan tegas meminta kepada masyarakat internasional agar memberikan tindakan tegas teerhadap adanya ancaman dari Iran pada awal pekan ini.

Sebagai informasi tambahan di ketahui bahwa Komandan utama Korps Pengawal Revolusi Islan Iran juga telah menyatkan bahwa republik Islam tersebut memberikan bantuan pendamping untuk militan Houthi, Informasi ini di dapatkan dari kantor berita Tasmin pada tanggal 23 November 2017 lalu.

LIHAT JUGA : BOCAH 12 TAHUN RELA MEMULUNG DEMI HIDUPKAN KEMBALI IBU TIRINYA DI RUMAH SAKIT

Tagged: , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.