Rabu, 22 November 2017


Dijelaskan oleh ekretaris Fraski Partai Hanura di DPR yaitu Dadang Rusdiana telah mengangap kasusu hukum yang telah menherat ketua DPR RI yaitu Setya Novanto telah menjadi ujian berat bagi lembaga DPR dengancitranya yang sudah buruk bagi masyarakat ]

Diberitakan bahwa hai imi terjadi karena status novanto yang saat ini kini menjafi tahanan oleh anggota komisi pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah tekait dalam kasus proyek e-KTP  tersebut sehingga  membuat reputasi DPR RI menjadi buruk.

Dijelaskan oleh Dadang mengatakan bahwa inikan ujian paling berat bagi DPR dan di dalam sepanjang sejara DPR citra di DPR sudah tidak karuan di mata masyarakat  ini menjai pekerjaan rumah yang berat bagi kepemimpinan DPR ke depan dan juga termasuk tentunya bagi semua anggota DPR ujarnya melalui pesan singkat pada hari rabu tangal 22/11/2017

Dijelaskan oleh dirinya bahwa Dadang mengakui bahwa memang ada beban yang di bawa sebagai anggota DPR di contohkan  saat kunjungan ke daerah dan bertemu konstituen dari segmen mahasiswa atau pelajar seringkali mereka selalu menyinggung soal kasus e-KTP

Dijelaskan oleh dadang dia menirukan perkaatan salah satu konsituennya:”  semoga bapak tidak terlibat dengan masalah kasus e-KTP.diaj uga menambahkan bahwa  rakyatkan tidak tahu bawae-KTP  itu periode 2009-2014 yah pastinya ada bebannya tersebut ujarnya


Dijelaskan oleh Dadang juga menanmbahkan  partai Haruna menghormati tentang langkah apapun yang telah ditempujh oleh golkar namun untuk berkaitan dengan posisi Novanto sebagai Ketua DPR RI Hanura mempercayakan semua kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) unutk mengukur kesalahan  dari yang telah novanto lakukan. Dan golkar yakin akan bisa mempernaiki partainya.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.