Minggu, 03 Mei 2020

PEMERINTAH VENEZUELA MENGATAKAN MEREKA TELAH MENGGAGALKAN PERCOBAAN SERANGAN DARI TENTARA BAYARAN

BUNDAPOKER

Pemerintah Venezuela mengatakan pihaknya menggagalkan serangan laut pada hari Minggu (3 Mei) oleh "tentara bayaran teroris" yang berusaha memasuki negara itu dengan speedboat dari negara tetangga Kolombia.

Presiden Nicolas Maduro sering menuduh musuh politik berusaha menggulingkan pemerintahannya dengan dukungan Amerika Serikat, yang telah bersumpah untuk memaksanya dari jabatannya melalui sanksi yang telah melumpuhkan ekspor minyak negara OPEC itu.

Kritik terhadap Partai Sosialis yang berkuasa sering menampik tuduhan seperti itu sebagai aksi yang digunakan sebagai alasan untuk menahan lawan pemerintah.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Menteri Dalam Negeri Nestor Reverol mengatakan pasukan keamanan melukai beberapa anggota kelompok itu dan "menjatuhkan" yang lainnya pada hari Minggu pagi di dekat La Guaira, di pantai sekitar 32 km dari ibu kota Caracas.

"Mereka mencoba melakukan invasi melalui laut, sekelompok tentara bayaran teroris dari Kolombia, untuk melakukan tindakan teroris di negara itu, membunuh para pemimpin pemerintahan revolusioner," kata Reverol. Dia tidak mengatakan berapa banyak orang yang terlibat, atau memberikan rincian lainnya.

Mr Maduro telah mengawasi krisis ekonomi enam tahun yang telah menyebabkan banyak warga negara tidak dapat memperoleh makanan dan obat-obatan dasar dan memaksa hampir lima juta orang untuk pindah.

Amerika Serikat dan lebih dari lima puluh negara lain menolak Maduro setelah pemilihannya yang disengketakan pada 2018, yang mereka katakan curang, dan sebaliknya telah mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai pemimpin sementara yang sah di negara itu.

Namun Maduro tetap mendapat dukungan dari angkatan bersenjata negara itu dan juga negara-negara termasuk Cina dan Rusia, yang telah secara keras mengkritik sanksi-sanksi AS.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.