Selasa, 18 Februari 2020

AKIBAT VIRUS CORONA PEMPROV DKI BAKAL MELAKUKAN OPERASI TERKAIT KEHABISAN MASKER
BUNDAPOKER

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penggerebekan pasar terkait kenaikan harga topeng, salah satunya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Hal ini diungkapkan oleh Penjabat Kepala (Penjabat) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Allo.

"Kami akan merencanakan operasi bersama dengan Kepolisian Metro dalam waktu dekat," kata Ratu di Balaikota Jakarta, Selasa (18/2). Nantinya, katanya, koordinasi juga akan dilakukan dengan Departemen Kesehatan untuk membentuk tim terpadu yang turun ke pasar lain, bahkan jika ditemukan penyimpangan dalam operasi pasar kemudian, Ratu mengatakan itu akan menjadi masalah polisi. Ratu memastikan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan terhadap warga yang dengan sengaja menimbun topeng.

"Tentu saja nanti kita akan duduk bersama dengan polisi terlebih dahulu. Jika operasi satgas pangan jika ada misalnya seorang pengusaha yang menimbun kebutuhan pokok dalam keadaan ketika kondisinya tidak lagi baik, tentu saja ada kriminalitas , "jelasnya. Ratu mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang melambungkan tingginya harga topeng adalah bahan baku untuk pembuatan dari Cina. Sementara China diketahui terkendala oleh Virus Corona.

"Jadi karena bahan bakunya langka dengan kasus corona, tentu produksinya juga berkurang," jelasnya. Ratu menyebutkan bahwa kelangkaan topeng juga karena penggunaan masyarakat. Orang cenderung berbondong-bondong membeli topeng. Menurutnya, orang membeli karena itu adalah bentuk perlindungan diri.

"Tidak salah juga kalau masyarakat melindungi dirinya dengan menyimpan topeng," pungkasnya. Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa banyak berita bohong yang beredar tentang virus corona menyebabkan masyarakat menjadi tidak rasional. Salah satunya mengakibatkan kurangnya pasokan masker dan harga yang melonjak.

"Berita hoax atau setengah hoax menciptakan kekacauan, suasana panik, dan membuat orang-orang kita berpikir tidak rasional seperti sibuk membeli topeng," kata Muhadjir ketika memberikan pernyataan di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (17/2).

Kepanikan publik, menurut Muhadjir, digunakan oleh sejumlah pihak untuk menaikkan harga topeng menjadi tidak wajar. Bahkan, seperti yang direkomendasikan oleh Menteri Kesehatan, katanya, masker hanya digunakan untuk mereka yang sakit dan mereka yang berisiko karena bekerja di sektor kesehatan.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.