BUNDAPOKER
Sri, yang ikut dalam penggeledahan, mengatakan polisi tidak menemukan benda mencurigakan. Penggeledahan berlangsung sekitar 45 menit.”Tidak bawa apa-apa. Tidak ada yang berbahaya,”kata Sri saat di temui di lokasi kejadian, Selasa (15/10).
Menurutnya, AK tinggal di tempat indekosnya bersama istri dan empat anaknya sejak sekitar dua bulan lalu. AK, yang beralamat di Tambun Utara, Bekasi, dikenal sebagai orang yang jarang bersosialisasi. "Minggu lalu saya umumkan ke penghuni kos agar mengumpulkan KTP. Tapi dia (AK) tidak melaporkan ke saya," kata dia.
Ibu kos AK, Suparmi, mengatakan AK diketahui berjualan es jeruk. Namun dia tidak mengetahui secara pasti."Di sini sama empat anak dan istrinya. Pekerjaannya katanya penjual es jeruk. Tapi tidak tahu jualan di mana," kata Suparmi.
Sementara itu, Kapolsek Gatak AKP Yulianto mengatakan penggeledahan dilakukan di tiga tempat berbeda. Di Desa Mayang ada dua lokasi. Satu lokasi lain di Desa Purbayan.”Ada tiga lokasi. Namun kami hanya mem-backup saja selebihnya langsung ke Densus 88,”kata Yulianto.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.