BUNDAPOKER
“Anak-anak sini mengaku dicabuli oleh orang itu. Bahkan salah seorang korban sampai ada yang di sekap dan di aniaya oleh pelaku agar tidak menceritakan aksinya kepada orang lain. Pelaku juga menganam akan mengirim penyakit kalau korban melapor ke orang lain,”kata Dede Muhammad (34), warga setempat, Jumat (11/10).
Korban sendiri rata-rata masih duduk di bangku SMP. Meski takut dengan ancaman pelaku, akhirnya mereka mengadukan hal itu ke keluarga mereka. Karena pelaku tidak tinggal di kampung tersebut, warga kemudian menyusun siasat untuk melakukan penjebakan.
Salah seorang warga memancing pelaku dengan berpura-pura berkenalan melalui media sosial seolah-olah ingin mendapatkan pengobatan secara spiritual.”dalam percakapan di media tersebut jadi bilang nya ingin berkonsultasi dan di obati karena pelaku ini sering mengalu sebagai spiritual dan kebatinan,”ujarnya.
Pada akhirnya di tentukan tempat untuk bertemu di Kampung Lemah Duhur, Gang perjuangan. Saat pelaku datang warga ramai-ramai mengepung dan menangkap pelaku. Sebagian warga bahkan sempat ada yang melayang kan pukulan ke arah wajah pelaku.
"Begitu datang, warga mengepung pelaku dan membawanya ke rumah salah seorang tokoh di kampung ini. Saat diinterogasi dia mengakui perbuatannya telah melakukan pelecehan terhadap delapan anak di Kampung Lemah Duhur," katanya.
“Tapi kami juga mendapatkan informasi jika korban pelaku tidak hanya di kampong ini tapi juga ada di wilayah lain masih di Kecamatan Cianjur,”ucap Dede. Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto membenarkan hal ini.
Saat ini pelaku sudah di amankan di Mapolres Cianjur. Terkait dengan laporan warga soal adanya dugaan pencabulan, Budi masih melakukan penyelidikan.”Kami sedang proses pendalaman. Dugaan sementara pelaku melakukan tindak pelecehan seksual. Untuk jumlah korban dan di manan saja pelaku melakukan aksinya, kami masih dalami,”katanya.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.