Sungguh teragis, sedikitnya 20 ekor kanguru di New South Wales, Australia, mati dalam serangkaian insiden tabrak lari. Otoritas setempat menyebut kematian kanguru-kanguru ini sebagai pembantaian massal, Senin (30/9), insiden tabrakan lari ini terjadi pada Sabtu (28/9) tengah malam waktusetempat di area pinggiran Tura Beach, South Coast, New South Wales. Kepolisian New South Wales menyebut beberapa ekor anak kanguru juga ikut mati dalam insiden ini.
Kebanyakan kanguru yang mati, seperti di beritakan, ditemukan tergeletak di halaman depan rumah-rumah warga sekitar pada waktu esok harinya di pagi hari. Salah satu relawan untuk kelompok penyelamat satwa liar WIRES, Janine Green, menuturkan, bahwa dirinya belum pernah melihat pembantaian semacam ini selama 20 tahun mengabdi untuk organisasi itu. Disebutkan Green bahwa tiga anak kanguru yang selamat, kini dalam perawatan WIRES.
Warga setempat di jalan tertegun, karena mereka bangun pada Minggu (29/9) pagi untuk menemukan bangkai kanguru yang tergeletak menyebar di halaman mereka,”tutur Green.”Kangguru merupakan bagian dari masyarakat mereka, kanguru itu hidup di sana sejak lama.
Warga terbiasa melihat kangguru melompat di jalan, orang-orang yang sama melambatkan laju kendaraan untuk kanguru, untuk seseorang yang melakukan pembantaian massal seperti ini, sungguh tidak bisa di percaya,”imbuhnya. Kepolisian setempat tengah menyelidiki pelaku di balik rangkaian insiden tabrak lari ini. Polisi meminta siapa saja yang memiliki informasi soal insiden ini untuk segera menghubungi mereka.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.