INDONESIA MENCARI KERJA SAMA PENDIDIKAN KEJURUAN DENGAN AUSTRALIA
Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah menyerukan kerjasama yang lebih besar antara Indonesia dan Australia dalam pendidikan kejuruan.
Jokowi mengatakan kolaborasi seperti itu akan sejalan dengan rencana Indonesia untuk fokus pada pengembangan sumber daya manusia dalam lima tahun ke depan.
Dia mengangkat masalah ini selama pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang, pada hari Minggu.
Jokowi menyatakan harapan bahwa melalui pendidikan kejuruan, kedua negara dapat memperkuat kerja sama bilateral mereka di sektor pendidikan, khususnya di pendidikan tinggi.
Dalam pertemuan itu, Jokowi juga berbicara tentang kerja sama ekonomi, khususnya Eksposisi Pasifik di Auckland.
"Jadi, saya sangat menghargai dukungan Australia dalam menyelenggarakan Pameran Pasifik di Auckland pada bulan Juli," kata Jokowi seperti dikutip Antara, menambahkan bahwa paparan itu akan memperkuat kerja sama ekonomi antara negara-negara di Asia-Pasifik.
Jokowi menjelaskan bahwa pakta Outlook Indo-Pasifik ASEAN yang baru-baru ini disepakati dalam KTT ASEAN baru-baru ini di Thailand juga akan membahas transparansi dan kepatuhan hukum internasional di Asia-Pasifik.
Jokowi berharap bahwa selama pertemuan tersebut, setiap negara tidak hanya akan fokus pada perspektif mereka sendiri tetapi juga bekerja bersama untuk saling menguntungkan negara-negara ASEAN dan mitra-mitranya.
"Saya menghargai tanggapan positif Australia dan berharap Australia dapat bergabung dengan ASEAN untuk membahas perjanjian Outlook," kata Jokowi.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.