TERSANGKA TERORIS SIBOLGA LAINNYA DITANGKAP DI KALIMANTAN TIMUR
Polisi telah menangkap seorang pria yang mereka sebut sebagai M dan Abu Arkam di Berau, Kalimantan Timur, menuduhnya terlibat dalam ledakan di Sibolga, Sumatera Utara, yang telah dikaitkan dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang dilarang.
“Densus 88 [pasukan anti terorisme] telah menangkap M alias Abu Arkam di Berau, Kalimantan Timur pada hari Selasa,” juru bicara Kepolisian Nasional Brigjen. Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pada hari Rabu, seperti dikutip oleh kantor berita Antara.
Dedi mengatakan Abu Arkam diduga merencanakan serangan terhadap polisi, yang dia yakini telah menjelek-jelekkan gerakan Negara Islam (IS).
Pekan lalu, sebuah ledakan mengguncang lingkungan di Sibolga setelah istri dari tersangka teroris Abu Hamzah - yang berafiliasi dengan JAD pro-IS buatan sendiri - meledakkan sebuah bom di kediaman mereka, membunuh dirinya dan putranya yang berusia 2 tahun.
Polisi sejauh ini telah menangkap enam tersangka - empat pria dan dua wanita. Mereka semua diduga berafiliasi dengan kelompok teroris.
Salah satu tersangka, Y, seorang wanita berusia 35 tahun yang ditangkap di rumah orang tuanya di Klaten, Jawa Tengah pekan lalu, meninggal karena bunuh diri ketika dalam tahanan pada hari Senin.
Polisi mengatakan Y dicurigai sebagai penggagas aksi teroris di Jawa bersama dengan Putera Syuhada, Abu Hamzah dan Syaefuddin Hidayat.
Densus 88 masih mengejar Syaefuddin Hidayat, yang telah memposting video di media sosial yang mengandung ancaman terhadap polisi.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.