Ads Here

Breaking News

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Follow Us

Selasa, 09 Oktober 2018

900 HEKTARE HUTAN GUNUNG CIREMAI DILAHAP SI JAGO MERAH

900 HEKTARE HUTAN GUNUNG CIREMAI DILAHAP SI JAGO MERAH

BUNDAPOKER

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Agus Mauludin mengatakan kepada BUNDAPOKER, 900 hektare hutan yang ada di Gunung Ciremai habis di lahap di jago merah. Pada saat ini tim gabungan masih berusaha untuk memadamkan api yang masih berkobar.

"Selama dalam 9 hari ini, sudah ada 900 hektare kawasan hutan yang ada di Gunung Ciremai yang habis di lahap si jago merah," ujar Agus Mauludin pada hari, Senin (8/10). Menurut Agus, kebakaran kali ini terus semakin meluas dari hari ke hari, meskipun tim sudah berusaha untuk memadamkan api, nyatanya api masih saja terus berkobar.

Hal itu lanjut Agus kepada BUNDAPOKER, disebabkan luasnya areal Gunung Ciremai yang terbakar. Sehingga sulit untuk menjangkau, ditambah pula minimnya alat pemadam kebakaran. Bukan hanya itu saja lokasi terjadinya kebakaran tersebut juga terjadi di daerah perbukitan dan di dominasi dengan tumbuhan alang - alang serta perdu tumbuhan itu juga menjadi kendala tersendiri. Apalagi dengan kondisi bebatuan yang ada di ketinggian 300 sampai 1.600 meter di atas permukaan laut, tentunya ini kendala yang harus di hadapi oleh para relawan.

"Kita saat ini sangat membutuhkan sarana pendukung pemadaman kebakaran," ujarnya dilansir Antara. "Selain itu juga kami membutuhkan logistik, karena kebakaran ini sudah terjadi lama," lanjutnya. Kebakaran kawasan hutan Gunung Ciremai sendiri diketahui terjadi pada hapri Minggu (30/9) sekitar jam 12.00 WIB. Api diduga berasal dari kawasan Erpah Desa Cibuntu, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan. Demikian laporan yang berhasil di dapatkan oleh BUNDAPOKER.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Designed By