Minggu, 03 Mei 2020



PT Pertamina (Persero) secara agresif memberikan promo ke berbagai segmen konsumen dalam bentuk pembelian jenis cashback BBM tertentu. Melalui program ini, publik dapat menikmati BBM yang lebih efisien, melalui aplikasi MyPertamina dengan pembayaran melalui dompet digital LinkAjam Namun, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengklarifikasi bahwa tidak ada program bantuan cashback satu persen yang membahas kenaikan harga minyak dunia, yang dianggap sebagai faktor utama bagi perusahaan pemasok bahan bakar untuk mendorong harga bahan bakar.

Mungkin sudah dikatakan sebelumnya, harga bahan bakar Pertamina masih sama, minyak dunia sudah naik atau turun, sejak 2016 tidak ada kenaikan stabil, harga tetap sama seperti sekarang," kata Fajriyah pada pers virtual rapat pada hari Minggu (3/5), Dia menjelaskan, program cashback yang diluncurkan memang merupakan bentuk kepedulian Pertamina agar masyarakat bisa menyesuaikan anggaran dalam penggunaan BBM. Pertamina akan terus memutar segmen masyarakat yang perlu dibahas membutuhkan energi, seperti Corona sekarang.

Partai akan melanjutkan dan membahas harga minyak dunia. Seperti yang diyakini, harga minyak dunia telah berubah menjadi volatilitas tinggi, bahkan telah mengubah nilai negatif beberapa waktu lalu. Corona belum berakhir, Sekarang, minyak mentah memang tidak normal. Setiap negara memperbaiki sesuatu yang berbeda. Memang ada yang sudah pulih seperti China, jadi nanti kita butuh energi untuk kembali normal," jelasnya.

Sementara untuk saat ini, negara-negara penghasil minyak dunia (OPEC +) telah mulai memproduksi minyak sebesar 9,7 juta barel per hari, membuat harga minyak melonjak 4,99 persen pada 2 April 2020. Pemotongan ini dilakukan agar minyak dunia tidak kelebihan pasokan dan menolak untuk mengurangi harga, itulah beberapa informasi terupdate yang sudah kami sampaikan kepada anda tentang mengenai corona.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.