Kamis, 09 April 2020


BUNDAPOKER

Pemerintah Afganistan membebaskan 100 tahanan Taliban, sehari setelah kelompok militant mengatakan akan keluar dari perundingan dengan Kabul. Kantor Dewan Keamanan Nasional Afganistan (NSC) mengatakan dalam sebuah pernyataan, para tahanan di bebaskan pada Rabu setelah melalui pemeriksaan dan menyatakan sumpah tak akan kembali bertempur.

Pemerintah juga telah menerima jaminan dari pemimpin di Taliban, tambah pernyataan tersebut, Kamis (9/4). Pembebasan tahanan di pilih berdasarkan kondisi kesehatan mereka, usia, dan lama sisa masa tahanan.”Sebagai bagian dari upaya kami untuk perdamaian dan penghentian Covid-19,”kata pernyataan tersebut.

Pemerintah dan Taliban telah membahas pertukaran pekan lalu di Kabul, yang akan membuka jalan perundingan damai intra-Afganistan. Pertukaran tahanan adalah bagian yang disepakati Amerika Serikat dan Taliban pada Februari lalu yang mempertimabangkan keseluruhan pasukan AS dari Afganistan.

Pemerintah Afganistan bukan bagian dari negosiasi atau kesepakatan, tapi telah sepakat membebaskan tahanan. Juru bicara markas Taliban di Qatar, Suhail Shaheen, mengatakan pada Selasa, pihak tak ikut dalam pertemuan tanpa hasil, mengklaim kabil menunda proses pertukaran tahanan.

Menurut pejabat pemerintah Afganistan, Taliban meminta pembebasan 15 komandan tingginya termasukbeberapa orang yang terlibat dalam sebagian besar serangan beberapa tahun terakhir. Sebelumnya pada Rabu, juru bicara NSC, Javid Faisal megnatakan, 15 komandan Taliban bukan termasuk dari 100 orang yang di bebaskan.

Dan tahanan tambahan akan di bebaskan, tergantung pada langkah yang di lakukan oleh Taliban.”Kami akan melakukan bagian kami dalam perjanjian. Proses perdamaian harus di percepat ujar nya. Di bawah perjanjian yang akan di bebaskan AS, pemerintah Afganistan di syaratkan membebaskan 5.000 tahanan Taliban.

Dan kelompok militant itu membebaskan 1.000 tawanan. Pejabat Afganistan mengatakan mereka akan membebaskan sedikitnya 1.000 tahanan non-Taliban sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di dalam penjara.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.