Virus infeksi corona atau COVID-19 saat ini membuat banyak
orang disarankan untuk menghindari beberapa tempat selama beberapa waktu. Satu
tempat yang tidak boleh dikunjungi adalah dokter gigi, Ketua Asosiasi Dokter
Gigi Indonesia (PDGI), Dr. drg RM Sri Hananto Seno, SpBM (K) MM mendesak
seluruh masyarakat untuk tidak pergi ke dokter gigi terlebih dahulu selama
pandemi COVID-19.
Selama satu bulan sekarang, semua dokter gigi di Indonesia
tidak berlatih seperti biasa. Kedua dokter gigi yang membuka praktek mereka
sendiri atau di puskesmas atau rumah sakit disarankan untuk tidak mengambil
tindakan aerosol, Hal ini dilakukan agar dokter gigi menghindari penularan
Corona Virus, yang mungkin berasal dari pasien yang terlihat sehat padahal
sebenarnya pembawa (pembawa virus).
Yang mungkin adalah kontrol dan harus memeriksa gigi setiap
enam bulan, untuk saat ini belum mengontrol," kata Seno ketika dihubungi
oleh Liputan6.com Health melalui telepon, Jangan Lupa Menyikat Gigi Sebelum
Tidur Menurut Seno, di saat seperti ini, yang harus Anda lakukan adalah
menyikat gigi sebelum tidur dan berkumur menggunakan antiseptik yang tidak
ditemukan di apetok.
Berkumur dengan antiseptik bisa menghilangkan virus yang
bisa dihapus. Pokoknya, tingkatkan
lagi," katanya, Seno, kata, menyikat
gigi dua kali, ditambah dengan berkumur menggunakan cairan yang mengandung
antiseptik, dapat membunuh virus yang telah masuk ke dalam tubuh. Virus,
katanya, bisa masuk melalui hidung dan mulut.
Jadi, jika obat kumur itu benar, tenggorokannya bersih, dan
aku yakin tidak ada masalah," katanya, Sementara itu, jika Anda malas
menyikat gigi, itu bisa meningkatkan risiko sikat gigi yang menurutnya selalu
datang di malam hari, Kami makan dari pagi hingga malam. Sisa-sisa makanan
menumpuk, jika tidak dibuang, menjadi asam. Inilah yang menyebabkan sakit
gigi," katanya.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.