Sabtu, 18 April 2020



Virus infeksi corona atau COVID-19 saat ini membuat banyak orang disarankan untuk menghindari beberapa tempat selama beberapa waktu. Satu tempat yang tidak boleh dikunjungi adalah dokter gigi, Ketua Asosiasi Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Dr. drg RM Sri Hananto Seno, SpBM (K) MM mendesak seluruh masyarakat untuk tidak pergi ke dokter gigi terlebih dahulu selama pandemi COVID-19.

Selama satu bulan sekarang, semua dokter gigi di Indonesia tidak berlatih seperti biasa. Kedua dokter gigi yang membuka praktek mereka sendiri atau di puskesmas atau rumah sakit disarankan untuk tidak mengambil tindakan aerosol, Hal ini dilakukan agar dokter gigi menghindari penularan Corona Virus, yang mungkin berasal dari pasien yang terlihat sehat padahal sebenarnya pembawa (pembawa virus).

Yang mungkin adalah kontrol dan harus memeriksa gigi setiap enam bulan, untuk saat ini belum mengontrol," kata Seno ketika dihubungi oleh Liputan6.com Health melalui telepon, Jangan Lupa Menyikat Gigi Sebelum Tidur Menurut Seno, di saat seperti ini, yang harus Anda lakukan adalah menyikat gigi sebelum tidur dan berkumur menggunakan antiseptik yang tidak ditemukan di apetok.
Berkumur dengan antiseptik bisa menghilangkan virus yang bisa dihapus. Pokoknya, tingkatkan 

lagi," katanya, Seno, kata, menyikat gigi dua kali, ditambah dengan berkumur menggunakan cairan yang mengandung antiseptik, dapat membunuh virus yang telah masuk ke dalam tubuh. Virus, katanya, bisa masuk melalui hidung dan mulut.

Jadi, jika obat kumur itu benar, tenggorokannya bersih, dan aku yakin tidak ada masalah," katanya, Sementara itu, jika Anda malas menyikat gigi, itu bisa meningkatkan risiko sikat gigi yang menurutnya selalu datang di malam hari, Kami makan dari pagi hingga malam. Sisa-sisa makanan menumpuk, jika tidak dibuang, menjadi asam. Inilah yang menyebabkan sakit gigi," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.