Selasa, 03 Maret 2020


BUNDAPOKER

Musim panas Australia memanjang sebulan atau lebih sementara musim dingin semakin pendek karena perubahan iklim, menurut sebuah analisis oleh sebuah think tank terkemuka yang dirilis Senin. Lembaga Australia mengatakan petak besar negara itu mengalami tambahan 31 hari suhu musim panas setiap tahun dibandingkan tahun 1950-an.

Sementara Sydney hanya di bawah rata-rata dengan 28 hari panas ekstra setahun, Melbourne menambahkan 38 hari lebih hangat sejak pertengahan abad ke-20. Di beberapa daerah regional yang dilanda kebakaran hutan dalam beberapa bulan terakhir, seperti kota Port Macquarie di New South Wales, penduduk sekarang mengalami tujuh minggu suhu musim panas yang khas.

"Suhu yang dianggap sebagai musim panas tiga bulan reguler pada 1950-an sekarang berkisar dari awal hingga pertengahan November hingga pertengahan Maret," kata direktur program iklim dan energi Australia Institute Richie Merzian."Musim panas telah tumbuh lebih lama bahkan dalam beberapa tahun terakhir, dengan lima tahun terakhir menghadapi musim panas dua kali lipat selama musim dingin mereka."

Ibu kota Australia, Canberra, kehilangan 35 hari musim dingin sementara kota Brisbane, di timur negara itu, kehilangan 31 hari lebih dingin. Merzian mengatakan pemanasan global membuat musim panas negara itu semakin berbahaya, dengan lebih sedikit waktu di musim dingin untuk melakukan pekerjaan pencegahan kebakaran hutan dan panas ekstrem yang menyebabkan dampak kesehatan dan ekonomi.

"Peristiwa panas ekstrem adalah yang paling fatal dari semua bahaya alam dan bertanggung jawab atas lebih banyak kematian di Australia daripada semua bahaya alam lainnya disatukan," katanya. Musim panas terbaru Australia menandai bencana kebakaran hutan yang menghancurkan yang menewaskan lebih dari 30 orang, ribuan rumah hancur dan sedikitnya satu miliar hewan mati.

Krisis menyebabkan seruan baru untuk pemerintah konservatif negara itu untuk memotong emisi yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Tetapi sementara Perdana Menteri Scott Morrison terlambat mengakui hubungan antara bencana kebakaran hutan dan planet yang memanas.

Ia enggan mengurangi ketergantungan negara itu pada batubara. Energi terbarukan menyumbang hanya 6 persen dari campuran energi primer Australia pada tahun 2018, menurut angka pemerintah, sementara negara itu adalah salah satu pengekspor bahan bakar fosil terbesar di dunia.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.