PRIA SINGAPURA YANG DI CULIK DI THAILAND DITEBUS DENGAN BITCOIN
BUNDAPOKER
Seorang pria Singapura diculik oleh seorang warga Singapura di Thailand minggu lalu dan dibebaskan setelah mentransfer bitcoin senilai sekitar 1,4 juta baht (S $ 62,450) kepada penculiknya, kata polisi kepada The Straits Times, Senin (13 Jan). Penculik telah ditangkap dan sebagian besar jarahannya pulih.
Polisi mengatakan Mark Cheng Jin Quan, 32, telah naik taksi bersama Lee Wei Kim, 31, setelah keduanya tiba di Bandara Suvarnabhumi di luar Bangkok pada 9 Januari. Mr Cheng mengatakan kepada polisi bahwa mereka tidak saling kenal lama. Mr Cheng adalah salah satu pendiri Avelife, sebuah organisasi non-pemerintah yang berfokus pada usaha sosial dan lingkungan. Ia adalah orang Singapura pertama yang memenangkan Penghargaan Pemimpin Muda Ratu dari Ratu Inggris Elizabeth II pada tahun 2016.
Menurut kesaksian polisi Cheng, setelah sekitar satu jam perjalanan, taksi berhenti di sebuah pompa bensin di Jalan Suwintawong di provinsi Chachoengsao di mana sebuah pickup hitam Ford Ranger diparkir. Kendaraan itu, yang diyakini Cheng dimiliki oleh aktor Thailand yang dikenalnya, sedang menunggu mereka. Di pom bensin, Cheng mengatakan dia disandera, tudung menutupi kepalanya dan dibawa ke distrik Kabin Buri di provinsi tengah Prachin Buri, sekitar 135 km timur Bangkok.
Polisi tidak merinci tetapi satu situs web berita lokal, Khaosod, mengatakan seorang pengemudi sedang menunggu di pompa bensin dan Cheng dibawa pergi dengan pickup Ford. Situs web berita lain, Thairath, mengatakan pemilik pickup telah diidentifikasi oleh polisi sebagai aktor Thailand berusia 24 tahun, Chano Pemberger, yang akan dipanggil untuk ditanyai oleh polisi. Mr Cheng mengatakan dia dipukuli sebelum dia mentransfer bitcoin ke Lee.
Sehari setelah penculikannya, pada 10 Januari, Cheng diberangkatkan ke distrik Ongkharak di provinsi Nakhon Nayok. Seorang pengemudi yang lewat memberinya tumpangan ke kantor polisi terdekat, kata Kolonel Polisi Obrolan Narong, kepala polisi Ongkarak. "Memar di banyak bagian tubuhnya dan wajahnya bisa terlihat jelas ketika dia masuk," kata kepala polisi. Perburuan polisi yang terkoordinasi diluncurkan dan Lee ditangkap pada hari Minggu di sebuah hotel di Bangkok.
Dia didakwa dengan beberapa pelanggaran termasuk perampokan, penahanan orang lain, penyerangan fisik dan kepemilikan senjata api secara ilegal yang dapat mengakibatkan hukuman seumur hidup, kata Mayor Jenderal Polisi Chakrit Sawasdee, kepala polisi Chachoengsao. Lee mengaku semua tuduhan. Polisi Thailand berhasil mengambil 1,2 juta baht darinya dan mengembalikan jumlahnya kepada Cheng, kata Jenderal Polisi Jenderal Chakrit. Polisi mengatakan Cheng masih berada di Thailand dan diharapkan memberikan kesaksian di persidangan Lee.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.