Selasa, 10 Desember 2019


BUNDAPOKER

Turki bertujuan untuk menyelesaikan satu juta pengungsi perang Suriah di wilayah Suriah utara di mana ia melakukan serangan militer pada bulan Oktober, Presiden Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Senin. Dia mengatakan kepada penyiar negara bagian TRT bahwa Ankara akan membiayai pemukiman kembali sendiri jika sekutu tidak memberikan dukungan.

Turki dan sekutu pemberontak Suriahnya melancarkan serangan terhadap milisi Kurdi YPG, yang dipandang Ankara sebagai kelompok teroris. Setelah merebut sebidang tanah di dalam wilayah Suriah yang panjangnya 120 km (75 mil) dan lebarnya sekitar 30 km (18 mil) dari kota Ras al Ain ke Tel Abyad, Turki menandatangani perjanjian terpisah dengan Amerika Serikat dan Rusia untuk menghentikan serangannya. .

Turki sebelumnya mengatakan akan menyelesaikan hingga dua juta pengungsi Suriah dalam "zona aman" sepanjang 444 km (275 mil) yang bertujuan untuk dibentuk di timur laut Suriah, dan berulang kali mendesak sekutu NATO untuk memberikan bantuan keuangan untuk rencana tersebut. Turki saat ini menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi dari perang tetangga Suriah yang hampir sembilan tahun. Para pejabat Turki belum mengindikasikan kapan pemukiman kembali para pengungsi akan dimulai.

"Negara Turki dapat melakukan langkah teladan antara Ras al Ain dan Tel Abyad," kata Erdogan dalam wawancara TRT-nya, sambil memegang peta wilayah itu dengan tanda di atasnya. "Menetap satu juta orang antara Tel Abyad dan Ras al Ain, itulah tujuan kita di zona aman, itulah rencana kita. Pekan lalu, Erdogan bertemu dengan rekan-rekannya dari Jerman, Prancis, dan Inggris di sela-sela pertemuan puncak NATO di London untuk mengadakan pembicaraan mengenai perkembangan di Suriah dan rencananya "zona aman".

Setelah pertemuan puncak itu, Erdogan mengatakan satu negara, yang tidak dia sebutkan, telah menjanjikan dukungan untuk rencana itu tetapi Jerman, Prancis, dan Inggris belum melakukannya. Dia sebelumnya mengatakan bahwa Qatar dapat mendukungnya. Uni Eropa dan sekutu Turki di NATO telah menolak seruannya untuk bantuan keuangan dan mengutuk serangan Turki, yang mereka katakan mungkin menghambat perang melawan ISIL di Suriah. Turki telah menolak kekhawatiran tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.