BUNDAPOKER
Sudan Kamis mengatakan akan menerima pinjaman sebesar 305 juta dolar AS dari dana Arab untuk membantu mengatasi krisis ekonomi negara yang dipimpin oleh melonjaknya harga pangan dan kekurangan mata uang asing.
Pada hari Kamis, sebuah delegasi dari Dana Moneter Arab bertemu dengan Menteri Keuangan Sudan Ibrahim Al-Badawi. Dalam pertemuan itu, para pejabat dana mengatakan mereka berencana untuk mendukung ekonomi Sudan dengan perkiraan dana 305 juta dolar AS, termasuk pinjaman dan fasilitas perdagangan, kata kementerian keuangan dalam sebuah pernyataan sesudahnya.
Sudan akan menerima 110 juta dolar bulan ini, diikuti oleh 45 juta dolar pada kuartal pertama tahun depan dan tahap ketiga 80 juta dolar pada akhir 2020. Fasilitas perdagangan terpisah sebesar 70 juta dolar AS juga akan ditawarkan sebagai bagian dari paket keseluruhan.
Kesengsaraan ekonomi Sudan telah menyebabkan protes nasional yang mengakibatkan tergulingnya mantan presiden Omar al-Bashir pada bulan April. Pinjaman ini adalah fasilitas kedua ke Sudan tahun ini dari pemberi pinjaman yang berbasis di Abu Dhabi, yang sebelumnya memompa 300 juta dolar AS ke dalam ekonominya pada bulan Mei.
Kementerian keuangan Sudan mengatakan Bank Pembangunan Afrika juga memberi Sudan hibah 32,8 juta dolar AS dalam perjanjian terpisah untuk meningkatkan fasilitas air dan sanitasi di negara-negara yang dilanda konflik di Kordofan Utara dan Selatan.
Sejak digulingkannya Bashir, Sudan mendapat bantuan dari sekutu lama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Sudan saat ini diperintah oleh dewan kedaulatan sipil-militer bersama yang mengawasi transisi negara itu ke pemerintahan sipil.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.