Kamis, 15 Agustus 2019

Sebuah tim dari empat pesawat ruang angkasa NASA akhirnya menangkap fenomena yang telah diburu para ilmuwan selama bertahun-tahun: goncangan antarplanet.

Wahana antariksa itu terdiri dari proyek NASA yang disebut misi Magnetospheric Multiscale, dijuluki MMS, yang diluncurkan pada 2015. Misi ini difokuskan untuk mempelajari lingkungan magnet di sekitar Bumi. Untuk melakukannya, ia bergantung pada empat pesawat ruang angkasa identik yang bekerja sama untuk memetakan apa yang terjadi.

Dalam penelitian baru, para ilmuwan membedah fenomena yang sangat menarik yang terjadi di medan magnet pada Januari 2018. Karena masing-masing satelit dikerahkan dalam jarak hanya 12 mil (20 kilometer) dari satu sama lain, mereka mendapat pandangan utama tentang apa yang terjadi.

Fenomena itu adalah kejutan antarplanet, yang merupakan interaksi antara dua patch berbeda dari aliran partikel bermuatan yang terus-menerus mengalir dari matahari, yang oleh para ilmuwan disebut sebagai angin matahari.

Ketika sepetak angin matahari yang cepat menyalip tambalan yang lebih lambat, para ilmuwan percaya itu memindahkan energi ke tambalan yang lebih lambat dan menciptakan kejutan. Selama pengamatan Januari 2018, pesawat ruang angkasa MMS menangkap pandangan sekilas dari transfer energi yang terjadi.

Tetapi sementara pengamatan sudah lama datang, tim di belakang penelitian berharap untuk melihat fenomena serupa di masa depan, karena misi harus dapat melihat kejutan antarplanet sesering seminggu sekali. Para ilmuwan di balik penelitian baru ini berharap bahwa pengamatan di masa depan yang dilakukan oleh armada pesawat ruang angkasa misi akan memberi mereka pandangan yang lebih rinci pada anatomi guncangan antar-planet individu.

Penelitian ini dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan 18 Juni di jurnal JGR Space Physics.

NASA meluncurkan misi MMS senilai $ 1,1 miliar pada tahun 2015 pada misi utama dua tahun untuk mempelajari fenomena ledakan yang dikenal sebagai koneksi ulang magnetik di magnetosfer Bumi. Hingga saat ini, misi tersebut telah berlangsung dua kali lebih lama dari rencana semula.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.