BALI MENINGKATKAN KEAMANAN BANDARA SETELAH PEMBOMAN JAWA TENGAH YANG GAGAL
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, telah meningkatkan langkah-langkah keamanannya setelah pemboman bunuh diri yang gagal pada Senin malam di kecamatan Kartasura di Sukoharjo, Jawa Tengah. Meskipun Sukoharjo terletak lebih dari 600 kilometer dari pulau resor, operator bandara Angkasa Pura I telah memutuskan untuk meningkatkan peringatan untuk semua keamanan bandara.
Manajer umum bandara Ngurah Rai Haruman Sulaksono mengatakan pada hari Selasa dalam sebuah pernyataan bahwa keselamatan dan kenyamanan semua wisatawan di bandara adalah prioritas, karena bandara adalah "objek vital".
"Mengingat ledakan bom di Kartasura, kami telah meningkatkan keamanan dan status siaga kami," kata Haruman.
Keamanan bandara telah menggandakan patroli, memperketat pengawasan dan pengawasan CCTV, dan meningkatkan pemeriksaan acak untuk bagasi, penumpang dan kendaraan yang masuk, tambahnya.
Haruman juga mengatakan bahwa bandara telah bergabung dengan personil Militer Indonesia dan polisi untuk meningkatkan keamanan.
"Kami meminta semua penumpang untuk membantu dalam melaporkan segala sesuatu yang mencurigakan yang mereka lihat terjadi di area bandara," katanya.
Pada Senin malam, seorang pelaku bom bunuh diri berusaha meledakkan bom di sebuah pos polisi di Sukoharjo. Hanya tersangka pembom yang terluka dalam upaya yang gagal, dan tidak ada korban yang dilaporkan.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.