MENTERI MENYURUH ORANG INDONESIA UNTUK MENGHAPUS INSTALASI VPN
Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara telah memanggil orang Indonesia untuk menghapus instalasi jaringan privat virtual (VPN) dari perangkat mereka setelah pemerintah mengakhiri langkahnya untuk membatasi penggunaan media sosial dalam menanggapi kerusuhan pasca pemilihan.
"Kementerian Komunikasi dan Informasi telah menyerukan kepada pengguna telepon seluler dan gadget lain untuk menghapus instalasi VPN untuk menghindari risiko pemantauan, pengumpulan, dan pembajakan data pribadi mereka," kata Rudiantara dalam sebuah pernyataan pers pada hari Sabtu.
Dia mengatakan keputusan untuk mengembalikan kemampuan orang untuk mengirim foto, gambar, dan video melalui pesan media sosial instan dibuat setelah pemerintah menilai bahwa situasi telah menjadi aman, menyusul demonstrasi jalanan yang menyebabkan kematian setidaknya delapan orang.
Dia meminta netizen untuk tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebohongan dan konten yang provokatif dan penuh kebencian. "Para pengguna layanan pengiriman pesan dan file instan harus menjaga dunia maya dan menggunakannya secara positif," kata menteri.
Dia juga meminta masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan media sosial ke aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten.
Netizens mulai mengeluh setelah menemui kesulitan menggunakan Whatsapp, Facebook dan Instagram pada 22 Mei.
Pemerintah mengatakan akses terbatas untuk mencegah peredaran foto-foto provokatif, video, dan konten lain yang berkaitan dengan protes pasca pemilihan.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.