UJIAN BERAT UNTUK BOBBY DEMI JOKOWI
Sosok pengusaha muda itu dinilai punyai gairah politik mengikuti jejak sang mertua,jokowi,Nama Bobby Nasution semakin santer terdengar dan bolak-balik tampil di depan publik,mulai dari dapat jatah proyek rumah murah dari pemerintah hingga terkait politik.
Ajakan itu bukan tanpa arti,Jokowi merasa ada hasrat politik di dalam diri Bobby,kesempatan itu banyak datang kepada Bobby,bahkan ketika Jokowi selaku capres petahana sedang menggelar konferensi pers jelang debat kedua pada 17 Februari lalu.
Dia memilih ikut membentuk dan menjadi dewan penasihat simpul relawan Jokowi di Sumatera Utara,Perasaan Jokowi tidak salah,Bobby segera mengambil kesempatan itu,bukan sebagai politis namun mengambil peran dan ikut berperang memenangkan ayah mertuanya tersebut.
Sayangnya suami dari Kahiyang Ayu itu masih enggan memberi komentar mengenai keterlibatannya dalam politik lebih jauh,agar kami mengonfirmasi terkait itu juga belum digubris,upaya memenangkan pasangan nomor urut 01 di kampung halaman menjadi tantangan tersendiri,berbagai upaya dilakukan Bobby,kabarnya ini merupakan amanat khusus dari Jokowi untuk menantu itu.
Salah satunya melawan serangan hoaks kepada mertuanya,ketika menemani Ma'Ruf kampanye di Sumatera Utara.bobby hanya berkomentar terkait usahanya memenangkan suara pasangan 01 di kampung halaman.
Cara kekeluargaan merupakan jurus paling efektif untuk menghadapi hoaks,menurutnya salah satu cara untuk menangkal hoaks adalah dengan melakukan silaturahmi dan bicara dari hati ke hati dengan rakyat.
Belum berani tegas dalam menentukan sikap,belum ada ucapan secara lugas akan terjun ke dalam dunia politik,posisinya sebagai pengusaha muda dan menantu presiden seharusnya bisa memanfaatkan itu.
Tentu ini menjadi kesempatan suami Kahiyang itu untuk menunjukkan diri untuk mendapat posisi putra mahkota dari Jokowi,Bobby Nasution seolah sedang mendapatkan ujian politik dari Presiden Jokowi di Pilpres 2019,menurut Usep kondisi itu terlihat dengan aktifnya dia membantu kampanye Jokowi-Ma'ruf di Sumatera Utara.
Namun ujian bagi Bobby sebenarnya semakin berat karena Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak berafiliasi dengan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf,fokus mengerap suara demi kemenangan Jokowi di Sumatera Utara merupakan langkah tepat,Usep menegaskan bahwa wilayah itu merupakan wilayah strategis dan menentukan karena penduduknya paling besar.
Tentu tujuannya adalah membantu kemenangan mertuanya,pihaknya justru senang jika keluarga presiden dan capres petahana itu mau ikut ambil bagian,ketia DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menilai kegiatan kampanye buat Jokowi dan Ma'ruf dilakukan Bobby memang kerja politik
Bila ingin bergabung dan mengikuti jejak Jokowi,partai banteng moncong putih ini memberikan ruang dan terbuka,hanya saja harus tetap sepakat dengan garus ideologi perjuangan partai dan AD/ART Partai,terkait masa depan karir politik Bobby,Andreas Hugo berharap segera menemukan jalannya.
Tentu ini akan menjadi kekuatan baru di partai berlambang pohong beringin ini,Partai Golkar juga tidak mau ketinggalan,mereka juga menunggu keputusan Bobby bila ingin terjun ke dunia politik.
Sebagai partai lama pintu kaderisasi partai terbuka untuk siapa saja,termasuk menantu presiden,Ketua DPP Partai Golkar,Ace Hasan Syadzily menegaskan membuka ruang kepada Bobby Nasution bila hari ingin terjun ke politik dan memilih bergabung dengan partainya.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.