Kurang nya penerangan dan sempitnya Jembatan Dipo di Jalan Program Raya, Ratu Jaya, Cipayung, Depok, Jawa Barat dikeluhkan warga yang kerap melintas disana. Tidak terlihat penerangan jalan yang menyala di Jembatan Dipo yang terletak di atas jalur kereta api ini.
Pengendara motor dan mobil harus angan berhati-hati terlebih pada malam hari. Seerang pengendara motor,Rahmania(23), mengatakan, sudah empat bulan lampu di jembatan itu mati.”Iya sudah empat bulanan di biarkan mati begini, jadi gelap banget kalau lewat sini, seram,” ucap Rahmania di Jembatan Dipo, Jalan Cipayung, Depo.
Warga Jalan Coteng, Debby juga mengatakan hal senada. Kurangnya penerangan jalan umum membahayakan warga yang melintas. “iya bahaya banget, ini kan,jembatam sempit terus gelap kalau kita enggak hati-hati bisa tertabrak loh atau malah terjatuh ke bawah jembatan. Saya pernah saja tabrakan tuh waktu itu soalnya enggak kelihatan, gelap kan,” kata Debby.
Meski takut, ia tetap memberanikan diri melewati jembatan Dipo. Pasalnya jembatan ini satu-satunya jalan dari Margonda ke rumahnya setelah Jlan Coteng di tutup.” Yam au tidak mau saya harus lewat sini, kadang akut sih lewat sini kalau sudah malam banget ada apa-apa, tetapi kalu jam pulang kerja juga lewat sini macet banget,” ucapnya.
Seorang pengendara motor, Fajri(32), mengatakan, jembatan ini kerap dijadikan tempat nongkrong dan tempat berkumpul nya anak-anak muda pada malam hari. Ia khawatir jembatan tersebut menjadi tempat mesum.
Fajrin berharap Pemerintah Kota Depok memperhatikan penerangan jalan di Jembatan Dipo. “Ya berharapnya sih lampu jalanan dibenerin ya soal nya bahaya kalau gelap. Kemudian di lebarkan Jembatan Dipo ini kasian pengendara kalau lewat sini sudah macet, gelap lagi, apalagi bawahnya jalur kereta, takutnya orang jatuh ke bawah kan serem juga,üjar Fajrin.
Kepala Dinas Perhubungan Depok Dadang Wihana membenarkan minimnya penerangan di Jalan Dipo. “Lampu di Jembatan Diposaat ini memang mati dan terkait penerangan itu masih kewenangan PT KAI,ücap Dadang.
Dadang mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan PT KAI terkait perbaikan lampu penerangan tersebut. “Kami sudah koordinasikan dengan PT KAI terkait perbaikan ini. Kalau masih belum diperbaiki, nanti kami invensi untuk ;pernaikan,”katanya.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.