Belum lama ini para ahli menemukan sebuah topeng berbentuk manusia yang di perkirakan berusia 1.500 tahun. Topeng iyu di temukan di sebuah bangunan yang di kenal sebagai rumah E di area istana Palenque, kota suku Maya kuno yang ada di Selatan Meksiko.
Menurut national Institute of Athropology and History (INAH), topeng itu diyakini perwujudan wajah seorang pengusaha Mesoamerika yang paling penting pada masanya. K’inich janaab ‘ Pakal atau di kenal dengan Raja Pakal Agung, naik tahta di usia 12 tahun dan memerintah suku Maya hingga ia meninggal di usia 80 tahun. Memerintah kota salama 68 tahun, menjadi kan Raja Pakal sebagai penguasa terlama di Amerika.
Selama periode ini, Palenque hidup makmur dan Raja Pakalb di yakini bertanggung jawab pembangunan beberapa arsitektur dan prasasti yang paling terkenal di Palenque. Walaupun Raja Pakal sangat terkenal, ahli belum dapat memastikan apakah topeng yang baru di temukan adalah perwujudannya.
Mereka masih melakukan penelitian mendetail, termasuk mengamati adanya keriput di sekitar mulut dan pipi yang merepresentasikan wajah di awal masa tua. “Perlu dicatat, situs yang di temukan di Palenque berbeda dengan situs-situs Maya lainnya yang penggambarannya umum. Di Palenque , lukisan mural atau paratan batu merupakan perwujudan dati kesetiaan karakter tertentu,”kata arkeolog INAH Benito Venegas Duran.
Selain topeng, tim ahli juga menemukan benda ritual lain yang kemungkinan merupakan benda persembahan, termasuk tulang belulang berukui, mutiara, pecahan batu giok, batu api, obsidian, cermin yang terbuat dari besi pirit, tulang kura-kura yang berserakan, kadal dan burung, jepitan kepiting, dan cangkang siput. Semua itu ada di lokasi penguburan topeng.
Tim arkeolog juga menemukan patung yang menyerupai udang sugai dan benda-benda yang menggambarkan ikan srta bunga lili. Namun tim, benda-benda tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Palenque memiliki ikatan kuat dengan dunia akuatik dan Sungai Usumacinta yang ada di sana.
Topeng punya peran penting dalam rituak dan upacara suku Maya selama lebih dari 3.000 tahun sampai kedatangan conquistador Spanyol. Suku kuno ini juga di kenal karena menciptakan sistempenulisan kemudian dikembangkan di masa pra-Columbus di Amerika. Selain itu, mereka juga memiliki karya seni, perhitugan, kalender, dan system astronomi sendiri.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.