Sandiaga Uno Berkomentar Pada Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
Alasan pertama, kata Sandiaga, investasi di beberapa proyek infrastruktur seperti Light Rail Transit (LRT) Tahap 2 dan Rapid Mass Transit (MRT) Tahap 1 masih berlangsung.
"Itu membuat belanja kegiatan modal berkurang," kata Sandiaga di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus.
Alasan kedua, kata Sandiaga, penurunan pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh menurunnya ekspor jasa. Menurutnya, jumlah tamu hotel asing untuk kepentingan bisnis dan pariwisata telah menurun.
"Ini bisa dipahami karena terbatasnya jumlah pertemuan konvensi atau pameran di bulan puasa, efek Ramadhan," kata Sandiaga.
Menurut Kepala Biro Pusat Statistik Jakarta (BPS) Thoman Pardosi, 6,02 persen pertumbuhan ekonomi Jakarta berada dalam kategori wajar karena tren kuartal pertama memang melambat. Perekonomian Jakarta biasanya akan meningkat pada kuartal kedua hingga keempat.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.