Kamis, 09 Agustus 2018

RATUSAN PEDAGANG AYAM DI MAKASSAR GERUNDUK GEDUNG DPRD SULSEL

BUNDAPOKER
Mereka mengadukan nasibnya yang kini mengalami penurunan omzet hingga 60%,ratusan pedagang ayam yang tergabung dalam Perhimpunan Penyalur Ayam Pedaging di Makassar gerunduk DPRD Sulsel pada hari ini.

Seluruh mata rantai niaga ayam itu dikuasai segelintir perusahaan beasr,peternak mandiri,peternak ayam di wilayah Sulsel banyak yang gulung tikar,Jumail mengatakan perusahaan besar itu berbagi peran antar lain memanfaatkan distributor sehingga masyarakat yang bergelut dalam bisnis ayam ini bisa berjalan.

Mereka naikkan harga pedagang pun naikan harga sehingga 30 ribu per kilogramnya,ditambahkan akibat monopoli itu harga ayam jadi naik karena stok berkurang,misalnya dipesan 600 ekor ke perusahaan besar itu,hanya siap 400 ekor.

Niaga ayam di Sulsel yang terindikasi kuat ada upaya monopoli ini sudah menjadi masalah memiriskan,Selle KS Dalle anggota DPRD Sulsel dari komisi B yang menerima pengunjuk rasa ini.

Usaha mereka tidak bisa berkembang karena ada sistem yang memangsa mereka,ada sistem monopoli di niaga ayam baik ayam pedaging maupun ayam petelur,beberapa peternak yang sebelumnya tumbuh subur di kampung-kampung kini sudah gulung tikar.

Oleh karenanya dalam waktu dekat pihaknya akan gelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan pihak Dinas Peternakan,KPPU dan pengusaha yang terkait niaga ayam untuk mencari solusi,menurutnya pemerintah harus hadir memberikan perlindungan.

Tagged: ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.