Acara yang di menang kan mahasiswa indonesia itu di gelar pada sabtu 4 agustus 2018 malam di Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, China tengah.
Sebanyak 152 mahasiswa dari 118 negara ambil bagian dalam beberapa kompetisi pada bulan juli di China. Lima di antara nya berhasil mencapai tahap akhir.
Mereka adalah Ruslan dari Rusia, Anthony Ebuka dari Nigeria, Guan Huimin dari indonesia,Theodore Joseph dari Australia,dan John Gardner dari AS. Kelima pemenang ini sekaligus meraih mahkota juara dari lima benua.
Kompetisi terakhir terdiri dari tiga bagian yang menguji ke mampuan bahasa para finalis dan kemampuan serba bisa mereka, termasuk mengetahui tentang budaya China, sejarah dan teradisi, komunikasi, serta kemampuan menyanyi dan akting.
Sementara itu, kemampuan berpidato mahasiswa Rusia berusia 19 tahun,Ruslan, di babak finak ternyata mengesankan para juri. Ia membuat apara penguji terkesima dengan penggunaan banyak kata slang yang populer di internet. Ia pun akhir nya mendapat kan hadiah pertama.
Kelima pemenang kompetisi itu memenang kan hadiah beasiswa penuh dari Conficius Institute, sehingga mereka bisa melakukan studi di Tiongkok.
Kompetisi bahasa China, yang di selenggarakan oleh Confution institute dan Language Council International telah menarik jutaan mahasiswa untuk bergabung sejak dimulai sejak 2002.
Menurut Zhang Weiwei, salah satu juri dan Dekan China Institute of Fudan University, makin banyak orang yang mempelajari bahasa China sebagai bahasa ke dua di seluruh dunia. Hal itu membuat persaingan semakin ketat.
Kompetisi yang di selenggarakan pada sabtu 4 agustus ini akan di siarkan melalui Hunan TV pada 9 agustus mendatang.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.